Samarinda, infosatu.co – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud akhirnya memberikan pernyataan resmi Rabu pagi 22 April 2026, terkait aksi massa yang dikenal dengan Aksi 214.
Pernyataan resmi tersebut disampaikan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud usai menuai beragam kritik karena tidak menemui massa aksi yang memadati depan Kantor Gubernur hingga Selasa malam 21 April 2026.
Langkah ini diambil setelah sebelumnya orang nomor satu di Kaltim tersebut terpantau meninggalkan kantor sekitar pukul 20.00 WITA menuju Rumah Jabatan tanpa memberikan pernyataan kepada awak media maupun peserta aksi.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Rudy memilih jalur diplomasi digital untuk merespon tuntutan dan dinamika yang terjadi di lapangan.
Dalam pesan visual tersebut, Rudy menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, baik dari unsur pengamanan maupun para pendemo.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, adik-adik mahasiswa, lapisan masyarakat, hingga TNI dan Polri yang telah menjaga keamanan sehingga situasi tetap kondusif sampai berakhirnya penyampaian aspirasi,” tutur Rudy dalam unggahan tersebut, Rabu, 22 April 2026 terkait aksi massa sehari sebelumnya yang dikenal dengan Aksi 214.
Rudy berharap agar mahasiswa dan masyarakat terus konsisten menjadi pengingat bagi jalannya roda pemerintahan di Benua Etam.
Masukan-masukan tajam yang disuarakan di depan gerbang kantornya kemarin dianggap sebagai kritik yang sangat berkelas dan memiliki nilai esensial sebagai kompas perbaikan birokrasi.
“Kami sangat berharap adik-adik mahasiswa, masyarakat, dan seluruh lapisan bisa selalu menjadi ‘mata telinga’ kami dalam melaksanakan perbaikan dan evaluasi kinerja pemerintah Provinsi Kaltim, khususnya dalam melaksanakan kontrol sosial,” imbuhnya.
Rudy juga menaruh harapan besar pada pundak generasi muda. Baginya, masa depan Kaltim sangat bergantung pada idealisme pemuda yang berani menyuarakan kepentingan publik sebagai bentuk evaluasi kinerja pemerintah daerah.
Menutup pernyataannya, ia berjanji bahwa pemerintah provinsi akan segera berakselerasi guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat luas.
“Semoga ke depan kami dan seluruh Pemerintah Provinsi Kaltim berakselerasi untuk bisa memperbaiki kinerja kami ke depan,” tegasnya menutup video tersebut.
