Kunming, infosatu.co– Bulan April menandai puncak panen teh tahunan di Kota Pu’er, Provinsi Yunnan, China Barat Daya. Kota tersebut terkenal sebagai penghasil Teh Pu’er, salah satu jenis teh ternama di China.
Kini, industri pariwisata perkebunan teh sedang naik daun di kota itu, berkat keberhasilannya dalam memadukan pengalaman memetik daun teh dan edukasi, kreasi budaya, serta rekreasi di alam terbuka.

Di sebuah perkebunan teh di Distrik Simao, Liu Shaojie, seorang pencinta Teh Pu’er yang rela datang jauh-jauh dari Provinsi Liaoning, China Timur Laut, mengaku secara khusus datang ke Yunnan untuk mengetahui bagaimana minuman favoritnya diproduksi dan diolah.
“Sungguh luar biasa, nantinya saya akan memberi tahu sesama pencinta Teh Pu’er terkait pengalaman saya di sini,” kata Liu.Shaojie,
Distrik Simao menampung area penanaman daun teh seluas sekitar 23,5 ribu hektare dengan sejumlah objek wisata bertema teh yang berkualitas tinggi.
Mode industri perkebunan teh plus mengintegrasikan pertanian, pengolahan, pariwisata, hingga industri jasa demi memberi nilai tambah yang lebih tinggi bagi industri tradisional.
“Harapan kami adalah memamerkan keseluruhan proses dari penanaman teh, hingga pemetikan, pergudangan, penyangraian, hingga proses pengolahan dan penyeduhan teh beraroma.
“Sejak mulai beroperasi pada 2014, perkebunan teh kami sudah cukup ramai dikunjungi setiap tahunnya,” kata Hou Jianrong, direktur salah satu perusahaan yang mengelola perkebunan teh di Pu’er.
