Kota Pasuruan, infosatu.co – Momentum peringatan Nuzulul Quran dimanfaatkan jajaran pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) di wilayah Pasuruan, Jawa Timur, untuk mempererat silaturahmi.
Juga sekaligus memperkuat konsolidasi kader. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting partai, di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan Mahfud Khusairi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan H. Arifin, serta Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Qintara Ulya Yasifa.
Selain itu, hadir pula KH Abdurahman bersama Andri Wahyudi selaku Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional.
Kegiatan ini juga diikuti para ketua dan wakil ketua ranting PDI Perjuangan dari Kota dan Kabupaten Pasuruan, yang turut memperkuat suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Dalam momentum Ramadan yang penuh berkah, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga sarana mempererat solidaritas dan kekompakan antar kader partai.
Semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat menjadi pesan utama yang terus digaungkan dalam kegiatan tersebut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Khusairi, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus mempererat hubungan antar kader.
“Peringatan Nuzulul Quran ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Dengan soliditas kader, kita akan semakin kuat dalam mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya, Senin 9 Maret 2026.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, H. Arifin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari konsolidasi internal partai agar seluruh kader tetap kompak dan satu visi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Konsolidasi seperti ini penting untuk menjaga kekuatan organisasi. Dengan kebersamaan dan kekompakan, kader PDI Perjuangan akan terus hadir dan bekerja nyata untuk masyarakat,” tegasnya.
Dalam tausiyahnya, KH Abdurahman mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbanyak amal kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, serta menebar manfaat bagi sesama.
“Ramadan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Di bulan ini setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperbanyak sedekah, membantu sesama, dan memperkuat rasa kepedulian terhadap masyarakat,” tuturnya.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut panitia juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu dan kaum duafa. Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan kepedulian kepada sesama terus dijaga oleh kader PDI Perjuangan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dengan harapan seluruh kader senantiasa diberikan kekuatan, keberkahan, serta keistiqomahan dalam menjalankan amanah dan pengabdian kepada masyarakat.
