infosatu.co
DPRD Samarinda

DPRD Tinjau SD 012 Lok Bahu Kerap Kebanjiran, Dorong Perbaikan Drainase dan Fasilitas

Teks: Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, infosatu.co – Banjir yang berulang kali merendam SD 012 Lok Bahu, Samarinda, menjadi perhatian Komisi IV DPRD Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu proses belajar-mengajar dan membutuhkan solusi konkret dari pemerintah kota agar tidak terus berulang setiap kali hujan turun.

Teks: Foto bersama anak-anak SD 012 Lok Bahu (Infosatu.co/Firda)

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan menyusul laporan dan keluhan warga serta pihak sekolah terkait banjir yang kerap terjadi.

“Sebetulnya pertemuan kita hari ini sumbernya dari laporan warga, keluhan warga, termasuk pihak sekolah bahwa setiap banjir mereka kebanjiran. Kelasnya kebanjiran sehingga proses belajar-mengajar terganggu,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.

Ismail menyebut, kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus menggali informasi dari pihak sekolah.

Komisi IV juga menghadirkan Dinas Pendidikan guna membahas solusi jangka panjang.

“Kita ingin melihat situasi dan kondisinya langsung di lapangan, lalu mencari tahu dari sumber aslinya, dalam hal ini pihak sekolah. Kita juga mengundang Dinas Pendidikan untuk hadir, kira-kira solusi apa yang bisa dilakukan dalam jangka panjang,” katanya.

Ia menegaskan, persoalan tersebut menyangkut masa depan generasi. Target Indonesia Emas 2045, Ismail meyakini hanya bisa dicapai jika kualitas pendidikan berjalan seiring dengan fasilitas yang memadai.

“Kita bicara masa depan anak bangsa. Target Indonesia Emas 2045 harus tercapai. Salah satu indikatornya pendidikan yang bagus. Fasilitas pendidikan memadai, maka kualitas pendidikan juga meningkat,” ucapnya.

Ismail berharap Pemerintah Kota Samarinda dapat segera menentukan langkah penanganan, baik melalui perbaikan drainase agar berdampak luas ke lingkungan sekitar, maupun pembangunan secara bertahap apabila anggaran belum memungkinkan dilakukan sekaligus.

“Kalau memang berat sekaligus, bisa bertahap dulu. Nanti Dinas Pendidikan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melihat solusi yang paling tepat untuk SD 012 di Lok Bahu ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, DPRD akan menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, khususnya dalam aspek budgeting dan controlling untuk memastikan persoalan ini mendapat perhatian.

“Kalau banjir tiap hari dan proses belajar-mengajar terganggu setiap hari, kasihan anak-anak ini,” tegasnya.

Terkait target waktu pelaksanaan perbaikan, Ismail menyebut pihaknya masih perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait karena berkaitan dengan kondisi dan kemampuan anggaran Pemerintah Kota Samarinda.

“Kita belum bisa menyampaikan target sekian-sekian. Tunggu koordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait,” katanya.

“Kita undang Dinas Pendidikan ke sini supaya melihat kondisinya langsung, baru nanti bisa didiskusikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Related posts

Komisi III Dorong Segmen Rampung Teras Samarinda Tahap II Segera Dibuka

Andika

Komisi III Soroti Taman Balai Kota, Minta Akses Publik dan Keamanan Dipastikan

Andika

Masalah Kualitas Makanan Mencuat, Program Makan Bergizi Gratis Diminta Dievaluasi

Andika

You cannot copy content of this page