Penulis: Lilik – Editor: Irfan
Balikpapan, infosatu.co -Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud mewakili Walikota Balikpapan Rizal Effendi membacakan laporan terkini data penyebaran Covid-19 di Kota Minyak. Hingga Selasa (23/6/2020), ada penambahan 9 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Minyak.
“Pasien pertama seorang laki-laki berusia 29 tahun, ia diberi kode BPN 133 dan merupakan seorang ABK dari Kapal Korea-Rusia.
Pasien ini terkonfirmasi positif ketika melakukan swab PCR untuk kembali bekerja,” jelasnya saat jumpa pers di Halaman Kantor Walikota Balikpapan.
Sementara pada pasien positif kedua, yakni BPN 134, merupakan seorang laki-laki berusia 41 tahun dengan KTP luar Balikpapan.
“Pasien ini seorang teknisi pesawat yang melakukan swab untuk persyaratan kerja di tempatnya dan hasilnya positif,” ujar Rahmad.
Pada pasien ketiga yaitu BPN 135 adalah seorang laki-laki dengan usia 54 tahun dan ber-KTP Balikpapan. Ia pedagang pasar yang masuk ke ruang ICU rumah sakit sejak kemarin.
“Memang ada riwayat penyakit bawaan atau, saat di swab ternyata hasilnya positif,” katanya.
Selain itu, pada pasien keempat BPN 136 merupakan perempuan berusia 41 tahun dan ber-KTP Balikpapan. Ia melakukan swab mandiri sebagai syarat penerbangan ketika hendak berpergian bersama keluarganya. Kelima yakni BPN 137 seorang laki-laki berusia 26 tahun dan merupakan pekerja di bidang telekomunikasi. Ia merupakan pekerja tower yang melakukan swab mandiri sebagai syarat untuk bisa kembali bekerja.
Selanjutnya pasien keenam adalah BPN 138 seorang laki-laki berusia 39 tahun dengan KTP Balikpapan. Ia merupakan karyawan swasta yang melakukan swab mandiri untuk kembali bekerja.
“Pada kasus pasien ketujuh BPN 139 juga sama seperti sebelumnya, yakni riwayat positifnya dari swab mandiri untuk syarat bekerja. Ia juga merupakan karyawan swasta, berusia 28 tahun dan ber-KTP Balikpapan,” beber Rahmad.
Sedangkan pada pasien dua kasus terakhir yakni pasien kedelapan BPN 140 yaitu seorang laki-laki berusia 55 tahun, memiliki KTP luar Balilpapan atau berasal dari Sulawesi Selatan. Adapaun riwayatnya ia melakukan rapid mandiri sebagai syarat penerbangan karena ingin mengantarkan jenazah keluarganya, namun ternyata ketika dilakukan pemeriksaan swab malah positif.
“Di kasus terakhir, BPN 141 pasien laki-laki berusia 51 tahun dengan KTP Malang. Ia seorang nahkoda kapal tanker yang melakukan swab mandiri untuk kembali ke kota asal dan ternyata hasilnya positif,” jelas Rahmad.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menerangkan hingga kini pasien
positif yang dirawat ada 60 orang. Kondisi kamar isolasi seperti di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) hampir penuh begitu juga dengan RSUD Kanujoso Djatiwibowo.
“Awalnya sudah agak kosong sekarang mulai meningkat lagi. Kemudian yang sembuh sudah 78 orang. Dari totalnya ada 60 persen yang sembuh,” jelasnya.
Untuk yang terkonfirmasi meninggal masih tercatat 3 orang, PDP ada 272 orang, PDP dirawat 21 orang, PDP sembuh 242 orang, PDP meninggal 9 orang. Kemudian ODP 411 orang ada penambahan sebanyak 10 orang. Sementara itu, untuk ODP ada 439 orang dengan penambahan 57 orang.
