infosatu.co
DPRD KALTIMPOLITIK

Berjuang di Garda Terdepan, Nidya Minta Perhatian Serius Pemerintah ke Tenaga Medis

Penulis: Lydia – Editor: Irfan

Samarinda, infosatu.co – Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan tim medis hanya sekali pakai. Ini dikarenakan tingkat penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) sangat cepat penularannya. Dampak yang ditimbulkan menyebabkan pihak tenaga medis sering kali kekurangan APD saat bertugas.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono mendorong pemerintah untuk segera menyalurkan anggaran dana taktis.

“Kita akan support penuh. Pemerintah harus segera mendatangkan APD tersebut dari distributor pusat. Sebab tenaga medis sangat memerlukan perlengkapan tersebut,” ungkapnya ketika memberikan informasi di Angkringan Jalan Wijaya Kusuma kepada infosatu.co, Selasa (24/3/2020).

Menurut Nidya, meningkatnya pasien Covid-19 setiap harinya membuat rumah sakit kekurangan APD. Padahal tenaga medis ini selalu berhubungan langsung dengan pasien positif Covid-19 mau pun yang masih berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Mereka perlu perlindungan maksimal, kita harus upayakan agar APD ini bisa ada. Kita harus memenuhi perlengkapan mereka,” ujar Politisi Golkar itu.

Lebih lanjut, pemerintah juga harus memberikan insentif lebih untuk tenaga medis yang sedang berjuang merawat pasien Covid-19.

“Karena mereka berjuang luar biasa tanpa henti, bahkan dikarantina tidak boleh bertemu dengan keluarganya. Pemerintah harus memperhatikan nasib mereka, baik itu keselamatannya, peralatannya dan kesejahteraannya,” tutupnya.

Related posts

Fenomena Kasus Bunuh Diri di Samarinda Jadi Sorotan, DPRD Dorong Edukasi dan Penguatan Peran Lingkungan

Ratu

Data Konsesi Tambang Disisir Ulang, DPRD Samarinda Fasilitasi BPN dan Perusahaan

Ratu

Rencana Konversi LPG 3 Kg ke CNG Disorot, Joha: Jangan Tambah Beban Warga

Ratu