infosatu.co
PEMERINTAH

Tiga BUMD Samarinda Mulai Sumbang APBD, Andi Harun Dorong Kinerja Terus Diperkuat

Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Tiga badan usaha milik daerah (BUMD) Samarinda mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Kondisi tersebut menjadi salah satu peluang bagi Pemerintah Kota Samarinda untuk memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) tanpa menambah beban masyarakat.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan kontribusi ketiga BUMD tersebut memang belum berada pada level yang sama. Namun, pemerintah menilai kontribusi tersebut merupakan perkembangan positif yang perlu terus diperkuat.

“Kalau di Samarinda, tiga BUMD-nya sudah berkontribusi pada APBD. Ada yang cukup signifikan besar, ada yang masih sedang, dan ada yang masih kecil,” kata Andi Harun.

Menurutnya, kontribusi terhadap APBD tidak harus langsung dalam jumlah besar. Hal terpenting adalah BUMD mulai mampu memberikan kontribusi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap APBD.

“Tidak apa-apa, yang penting sudah kontribusi,” ujarnya.

Andi Harun mengatakan BUMD memiliki karakter berbeda dengan perusahaan swasta. Selain dituntut berorientasi pada keuntungan, BUMD juga memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Karena itu, ukuran keberhasilan BUMD tidak hanya dilihat dari besarnya laba yang disetorkan kepada pemerintah daerah.

“BUMD itu tidak seperti perusahaan private. Dia harus untung, tapi ada tanggung jawab sosialnya,” katanya.

Ia menjelaskan saat ini sejumlah BUMD Samarinda masih berada dalam proses transformasi menuju badan usaha yang lebih sehat. Pemerintah berharap BUMD setidaknya mampu membiayai operasionalnya sendiri sehingga tidak menjadi beban APBD.

“Bisa membiayai dirinya sendiri, syukur-syukur bisa berkontribusi,” ujar Andi Harun.

Optimalisasi BUMD menjadi semakin penting karena Pemkot Samarinda tengah berupaya meningkatkan PAD tanpa menaikkan beban pajak dan retribusi masyarakat.

Andi Harun sebelumnya menegaskan peningkatan penerimaan daerah harus mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat. Karena itu, pemerintah akan mencari sumber pendapatan alternatif yang lebih produktif.

“Saya berharap kinerja BUMD ke depan semakin kuat sehingga kontribusinya terhadap daerah dapat meningkat sekaligus tetap menjalankan fungsi pelayanan publik,” pungkasnya.

Related posts

Gap Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Tembus 200 Persen, Ini Tanggapan Andi Harun

Emmy Haryanti

Efisiensi Anggaran, Pemkot Samarinda Tiadakan Pawai HUT ke-81 RI

Emmy Haryanti

APBD Samarinda 2027 Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Andi Harun Pangkas Belanja Tak Berdampak

Emmy Haryanti