infosatu.co
Samarinda

Terpilih Aklamasi, Muhammad Ridwan Kembali Pimpin Kadin Samarinda 2026-2031

Teks: Musyawarah Kota VIII Kadin Samarinda menghasilkan keputusan Muhammad Ridwan sebagai Ketua Kadin Terpilih Periode 2026-2031. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, infosatu.co – Muhammad Ridwan kembali terpilih memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Samarinda periode 2026-2031 secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) VIII Kadin Samarinda, Sabtu, 2 Mei 2026.

Teks: Ketua Kadin Kota Samarinda Muhammad Ridwan, saat memberikan penyampaian pada Muskota VIII Kadin Samarinda. (Infosatu.co/Adi)

Ridwan, yang juga menjabat ketua pada periode sebelumya, menyebut kepercayaan tersebut sebagai amanah untuk melanjutkan program penguatan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Insyaallah kami akan bekerja sama dengan teman-teman UMKM terkait penguatan ekonomi di Kota Samarinda. Ke depan, ada beberapa program yang akan kami jalankan untuk kemajuan UMKM,” ujarnya kepada awak media.

Ia menegaskan, Kadin akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi yang dinilai penuh tantangan.

“Kadin ini mitra strategis pemerintah di bidang perekonomian. Jadi segala sesuatu terkait perkembangan ekonomi dan sinergitas dengan pemerintah perlu diperkuat, apalagi di situasi ekonomi yang cukup sulit seperti sekarang,” katanya.

Menurut Ridwan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi, termasuk dalam merespons dinamika kebijakan yang berdampak langsung pada sektor usaha.

Ia juga menyoroti kondisi sektor konstruksi di Samarinda yang mulai mengalami penurunan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Padahal, sektor tersebut sebelumnya menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Memang tidak bisa dipungkiri, pemotongan anggaran dari pemerintah pusat sangat berpengaruh terhadap sektor konstruksi di Samarinda. Sektor ini cukup berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Di sisi lain, Ridwan menilai sektor perdagangan dan jasa masih menjadi kekuatan utama ekonomi Samarinda. Hal ini didukung posisi kota sebagai pusat aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

“Kalau perdagangan, Samarinda ini memang pusat. Ditopang oleh permintaan dari daerah-daerah sekitar. Dari dulu kita dikenal sebagai kota jasa,” katanya.

Terkait agenda organisasi, Ridwan menyebut pelantikan kepengurusan baru dijadwalkan pada pertengahan tahun ini, menunggu koordinasi dengan panitia dan pengurus Kadin.

“Untuk pelantikan, kami masih berkoordinasi. Insyaallah kalau tidak Juni, mungkin Juli,” ujarnya.

Ia juga memastikan akan ada perubahan dalam struktur kepengurusan Kadin Samarinda periode mendatang, seiring adanya sejumlah pengurus yang kini bergabung di tingkat provinsi.

“Untuk kepengurusan tentu ada perubahan. Beberapa teman sudah naik ke provinsi, sekitar 20 orang. Jadi akan ada penyusunan ulang,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Ridwan berharap kepemimpinannya di periode kedua dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi pelaku usaha, khususnya UMKM di Samarinda.

“Harapan saya tentu ke depan bisa lebih baik lagi dan lebih bermanfaat bagi teman-teman UMKM,” pungkasnya.

Related posts

Ketergantungan Bahan Pokok Samarinda Capai 90 Persen, Kadin Diminta Perkuat Sektor Pangan

Rizki

May Day di Samarinda, Perempuan Mahardhika Suarakan Kerja Layak dan Antidiskriminasi

Rizki

Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti Narkoba Hasil Tangkapan Januari-Maret 2026

Firda