Samarinda, Infosatu.co – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mengawal jalannya pembangunan daerah dan memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak hanya sebatas menyampaikan kritik, tetapi juga diperlukan dalam mengawasi pelaksanaan kebijakan publik serta memberikan masukan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Mereka tidak hanya mengkritisi, tetapi juga bisa ikut mengawal dan mengawasi agar kebijakan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya Senin, 15 Juni 2026.
Sri Puji mengatakan, fungsi kontrol sosial yang dimiliki mahasiswa dapat menjadi penguat bagi lembaga legislatif dalam menjalankan tugas pengawasan. Kehadiran mahasiswa dengan berbagai gagasan dan kritik dinilai mampu membantu mempertajam kerja-kerja DPRD sebagai representasi masyarakat.
Ia menegaskan, pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Karena itu, keterlibatan kalangan akademisi dan mahasiswa perlu terus didorong agar proses pembangunan tidak berjalan tanpa kontrol.
“DPRD hadir karena mendapat amanah dan kepercayaan dari masyarakat. Karena itu, kritik dan pengawasan dari mahasiswa menjadi hal yang positif untuk memastikan amanah tersebut dijalankan dengan baik,” jelasnya.
Selain mengawal kebijakan publik, Sri Puji juga menilai mahasiswa perlu lebih aktif menyuarakan berbagai isu kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, masih banyak persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari kepemudaan, pemberdayaan masyarakat hingga peningkatan partisipasi politik perempuan.
Sri menilai mahasiswa memiliki posisi yang strategis untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan pengambil kebijakan. Melalui berbagai program edukasi dan advokasi, mahasiswa dapat membantu menyampaikan aspirasi warga sekaligus mendorong lahirnya solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Mahasiswa harus tetap kritis dan hadir di tengah masyarakat. Mereka bisa menjadi mitra dalam mengawal berbagai persoalan sosial sekaligus memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Sri Puji berharap peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dapat terus diperkuat sehingga mampu berkontribusi dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas kesejahteraan warga Kota Tepian.
