infosatu.co
Artikel

Telur Disimpan di Kulkas atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Tepat?

Teks: ilustrasi menyimpan telur di dalam kulkas. (Istimewa)

Samarinda, Infosatu.co – Telur menjadi salah satu bahan makanan yang hampir selalu tersedia di rumah. Selain mudah diolah, telur juga relatif praktis disimpan. Namun, masih banyak yang bingung apakah telur sebaiknya dimasukkan ke dalam kulkas atau cukup diletakkan pada suhu ruang.

Jawabannya tidak selalu sama. Cara penyimpanan telur bergantung pada kondisi telur sejak dibeli, termasuk apakah telur sudah dicuci dan bagaimana telur tersebut ditangani sebelum sampai ke rumah.

Telur yang Sudah Dicuci Sebaiknya Disimpan di Kulkas

Pada telur terdapat lapisan pelindung alami yang dikenal sebagai bloom atau kutikula. Lapisan ini membantu mengurangi masuknya bakteri dan menjaga kelembapan telur.

Ketika telur dicuci, lapisan pelindung tersebut dapat berkurang atau hilang. Karena itu, telur yang sudah dicuci membutuhkan penyimpanan yang lebih terkontrol.

Untuk kondisi seperti ini, menyimpan telur di dalam kulkas menjadi pilihan yang lebih aman. Suhu dingin membantu memperlambat pertumbuhan bakteri sekaligus memperpanjang masa simpan telur.

Di beberapa negara, telur memang dicuci sebelum dijual sehingga konsumen dianjurkan langsung menyimpannya dalam lemari pendingin.

Bagaimana dengan Telur yang Tidak Dicuci?

Telur yang tidak dicuci dan masih memiliki lapisan pelindung alaminya dapat disimpan pada suhu ruang dalam kondisi tertentu. Namun, suhu lingkungan tetap menjadi faktor penting.

Jika rumah berada di daerah dengan suhu panas, penyimpanan pada suhu ruang dapat mempercepat penurunan kualitas telur. Kondisi tempat penyimpanan juga harus bersih, kering, tidak terkena sinar matahari langsung, dan tidak berada di dekat sumber panas.

Untuk rumah tangga di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia, menyimpan telur di kulkas dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu menjaga kualitasnya lebih lama.

Jangan Sering Dipindahkan dari Kulkas ke Suhu Ruang

Satu hal yang juga perlu diperhatikan adalah perubahan suhu.

Telur yang sudah disimpan di dalam kulkas sebaiknya tidak berulang kali dikeluarkan lalu dikembalikan lagi. Perubahan suhu dapat menyebabkan kondensasi atau munculnya titik-titik air pada permukaan kulit telur.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko masuknya mikroorganisme melalui pori-pori kulit telur.

Karena itu, jika telur sudah terbiasa disimpan di kulkas, sebaiknya pertahankan penyimpanan dalam kondisi dingin sampai akan digunakan.

Simpan Telur di Kompartemen Utama Kulkas

Jika memilih menyimpan telur di kulkas, letakkan telur di kompartemen utama kulkas.

Kompartemen utama merupakan ruang pendingin biasa yang suhunya lebih rendah dari suhu ruang, tetapi tidak sampai membekukan makanan. Sementara itu, suhu freezer terlalu rendah untuk penyimpanan telur utuh dan dapat membuat isi telur membeku serta cangkangnya berisiko retak.

Telur juga sebaiknya tidak ditempatkan di rak pintu kulkas. Bagian tersebut mengalami perubahan suhu lebih sering karena pintu dibuka dan ditutup berulang kali.

Lebih baik simpan telur di bagian dalam kompartemen utama dengan wadah atau kemasan tertutup. Cara ini juga membantu melindungi telur dari bau makanan lain di dalam kulkas.

Bagaimana Mengetahui Telur Masih Layak Dikonsumsi?

Selain melihat tanggal penyimpanan, kondisi telur juga dapat diperiksa sebelum dimasak.

Telur yang sudah retak atau memiliki cangkang yang kotor dan rusak perlu mendapat perhatian lebih. Saat telur dipecahkan, perhatikan pula warna, tekstur, dan terutama baunya.

Jika telur mengeluarkan bau busuk atau tidak biasa, sebaiknya jangan dikonsumsi meskipun secara fisik cangkangnya masih terlihat normal.

Untuk mengurangi risiko kontaminasi, telur juga sebaiknya dimasak hingga bagian putih dan kuningnya matang, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap penyakit akibat makanan.

Jadi, Lebih Baik Kulkas atau Suhu Ruang?

Tidak ada satu aturan yang berlaku untuk semua kondisi. Telur yang memang dipasarkan dalam kondisi dingin sebaiknya tetap disimpan di kulkas. Sementara telur yang tidak dicuci dapat disimpan pada suhu ruang dalam kondisi yang sesuai.

Namun, bagi rumah tangga di Indonesia dengan suhu lingkungan yang cenderung hangat, menyimpan telur di dalam kulkas merupakan pilihan praktis untuk membantu mempertahankan kualitasnya.

Yang paling penting bukan sekadar memilih kulkas atau suhu ruang, tetapi menjaga telur tetap bersih, menghindari perubahan suhu berulang, menyimpannya dengan benar, dan memastikan kondisinya masih baik sebelum dikonsumsi.

Related posts

Menepi Sejenak di Ramainya Pantai Tanah Merah Samboja

R'sya Rahmadina

Merdeka Bukan Sekadar Bebas, tetapi Berani Bertumbuh dan Berkarya

Rizki

17 Agustus dan Resiliensi Gerakan Pemuda Bontang

Rizki