infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Samarinda Usulkan Sumur Bor dari Banpres Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla, Andi Harun: Kota Belum Terima Bantuan

Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Dok/Pemkot Samarinda)

Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai mengusulkan sejumlah kebutuhan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), menyusul informasi adanya Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp20 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk penanganan karhutla.

Kendati demikian, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengaku, pihaknya hingga kini belum menerima informasi maupun dukungan konkret dari Pemprov terkait alokasi bantuan tersebut yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan di tingkat kota.

Ia mengungkapkan, bahwa telah meminta agar kebutuhan daerah terdampak, termasuk Samarinda, turut menjadi perhatian dalam pemanfaatan bantuan tersebut.

“Salah satu usulan yang disampaikan adalah pembangunan sumur bor di sejumlah kawasan yang membutuhkan penguatan sumber air bersih, terutama di sekitar intake air Bengkuring, Makroman, dan Palaran,” ungkap Andi Harun kepada awak media, Jumat, 30 Oktober 2026.

Andi Harun menyebutkan, pembangunan sumur bor tersebut penting untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kekeringan sekaligus menyediakan sumber air alternatif yang dapat mendukung penanganan kebakaran.

“Saya meminta kemarin Pak Suwarso kepala BPBD Kota Samarinda untuk mengusulkan pada daerah-daerah terdampak air bersih. Kita ini mau punya rencana membuat sumur bor, misalnya di sekitar kawasan intake di Bengkuring, Makroman, dan Palaran. Kalau kita dibantu, alhamdulillah,” ucapnya.

Ia menegaskan, Pemkot Samarinda sebelumnya telah mengalokasikan anggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung penanganan karhutla sejak penetapan status darurat beberapa bulan lalu.

Karena itu, ia berharap Pemprov Kaltim melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, termasuk dalam pemanfaatan bantuan yang telah diterima dari pemerintah pusat.

“Sampai hari ini kita belum menerima apa-apa dari provinsi. Mudah-mudahan provinsi, BPBD-nya, berbaik hati dan mau membantu kabupaten/kota, tidak hanya Samarinda,” pungkas Andi Harun. (ADV)

Related posts

Jalan Kartini Jadi Sasaran Gotong Royong, Kecamatan Samarinda Kota Dorong Lingkungan Bersih

Musriva

Cari Kepastian Hak Pekerja, Disnaker Samarinda Matangkan Rekomendasi Perselisihan PHK

Musriva

Puskesmas Harapan Baru Siapkan 8 Posisi Magang untuk Cetak Tenaga Kesehatan Kompeten

Musriva