Samarinda, Infosatu.co – Menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Semangat inilah yang diperkuat Kelurahan Loa Bakung dalam mempersiapkan Penilaian Adipura Tahun 2026, melalui peningkatan kebersihan lingkungan, penataan kawasan, dan pengelolaan sampah yang lebih baik.
Dalam kesempatan itu, Lurah Loa Bakung, Yeti Febrianti, menyampaikan persiapan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran warga agar kebersihan tidak hanya dijaga ketika penilaian berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Persiapan Penilaian Adipura 2026 bukan semata-mata tentang penilaian, melainkan bagaimana kita membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, rapi, dan nyaman,” ungkapnya, Kamis, 29 Oktober 2026.
Yeti menyebutkan, upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan asri perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kebiasaan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan fasilitas umum, serta membiasakan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya.
Pengelolaan sampah dari sumbernya juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang lebih tertata. Dengan memilah sampah sejak dari rumah, masyarakat diharapkan dapat mendukung proses pengelolaan sampah sekaligus mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan.
Selain itu, Yeti menjelaskan, keberhasilan menjaga kebersihan wilayah tidak dapat hanya mengandalkan petugas kebersihan maupun pemerintah kelurahan. Dukungan warga, pengurus RT, dan berbagai unsur masyarakat diperlukan agar upaya penataan lingkungan dapat berjalan konsisten.
“Kami mengajak seluruh warga untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya bersama. Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti memilah sampah, menjaga saluran lingkungan tetap bersih, dan bergotong royong merawat kawasan tempat tinggal. Jika dilakukan bersama-sama, dampaknya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat,” jelasnya.
Melalui persiapan tersebut, Yeti berharap kualitas kebersihan dan pengelolaan sampah di wilayahnya semakin meningkat. Partisipasi masyarakat juga diharapkan terus tumbuh sehingga lingkungan yang bersih dan nyaman dapat dipertahankan, tidak hanya selama tahapan penilaian berlangsung.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap terwujudnya Kota Samarinda yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, semangat Adipura diharapkan dapat diwujudkan melalui perubahan perilaku yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. (ADV)
