Bontang, infosatu.co – Pertumbuhan ekonomi nonmigas Kota Bontang yang mencapai 9,5 persen, tertinggi di Kalimantan Timur menjadi modal penting bagi daerah untuk memperkuat sektor-sektor penopang ekonomi baru.
Salah satu yang kini menjadi fokus utama adalah pengembangan sektor maritim dan logistik melalui tata kelola kepelabuhanan yang lebih modern dan terintegrasi.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang, Kamis, 18 Juni 2026.
Pemerintah Kota Bontang menilai sinergi dengan KSOP menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai rencana pengembangan kawasan maritim yang tengah disiapkan.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengatakan sektor laut kini tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi telah menjadi salah satu pilar utama yang menopang aktivitas industri, perdagangan, dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, penguatan tata kelola pelabuhan diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing Bontang sebagai kota industri dan maritim.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan pelabuhan Bontang yang modern, aman, ramah lingkungan, dan berdaya saing,” ujarnya.
Optimisme tersebut didukung sejumlah rencana strategis yang sedang dipersiapkan pemerintah daerah. Salah satunya pengembangan kawasan pelabuhan seluas 24 hektare yang akan terintegrasi dengan fasilitas logistik, pergudangan, hingga cold storage untuk mendukung aktivitas distribusi barang dan hasil perikanan.
Selain itu, Pemkot Bontang juga menyiapkan pembangunan pelabuhan peti kemas seluas 9 hektare di kawasan Bontang Lestari.
Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi penopang hilirisasi industri sekaligus memperkuat rantai pasok sektor perikanan yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah.
Keberadaan fasilitas pelabuhan yang lebih modern diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi barang, memperluas akses pasar, serta menarik investasi baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Haris menyampaikan apresiasi kepada Capt Kristina Anthon atas kontribusinya selama memimpin KSOP Kelas II Bontang. Ia juga menyambut Capt M Ridha R yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala KSOP Bontang.
Sementara itu, Capt Ridha menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program strategis yang telah berjalan. Ia memastikan KSOP akan terus mendukung upaya penguatan sektor maritim dan logistik yang menjadi salah satu agenda pembangunan Kota Bontang.
“Program-program yang sudah dirintis dengan baik akan kami lanjutkan dan tingkatkan. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kemajuan sektor maritim dan perekonomian Kota Bontang,” tutupnya.
