Samarinda, Infosatu.co – Upaya percepatan penurunan stunting di Kota Samarinda diminta tetap menjadi prioritas meski pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Program yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat dinilai tidak boleh terdampak penghematan karena menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Ismail Latisi mengatakan kondisi fiskal yang terbatas memang memengaruhi pelaksanaan sejumlah program di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tetap harus memastikan layanan kesehatan berjalan optimal.
“Kami banyak menerima masukan dari OPD terkait dampak efisiensi anggaran. Kondisi ini memang menjadi tantangan, tetapi pelayanan dasar kepada masyarakat tetap harus menjadi perhatian utama,” ujarnya saat dihubungi, Minggu, 26 Juli 2026.
Menurut Ismail, sektor kesehatan dan pendidikan merupakan layanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta mampu menyusun skala prioritas agar program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat tetap terlaksana.
Ia menilai kebijakan efisiensi seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, bukan mengurangi kualitas pelayanan publik.
“Walaupun pemerintah harus melakukan penghematan, pelayanan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat tetap harus menjadi prioritas dan tidak boleh mengalami penurunan kualitas,” tegasnya.
Ismail menambahkan, penanganan stunting merupakan investasi jangka panjang karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Oleh sebab itu, berbagai program pencegahan, pendampingan keluarga, hingga intervensi gizi perlu terus dijalankan secara berkesinambungan agar target penurunan prevalensi stunting di Samarinda dapat tercapai.
Ia juga menekankan keberhasilan menekan angka stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kolaborasi DPRD, tenaga kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Dengan sinergi semua pihak dan penentuan prioritas yang tepat, saya optimistis target penurunan stunting tetap bisa dicapai meski pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran,” pungkasnya.
