infosatu.co
PEMERINTAH

Andi Harun: Kehidupan Itu Seperti Main Domino

Teks: Pembukaan Domino Open Tournament Seri IV di Gor Segiri Samarinda, Sabtu 12 September 2026. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Permainan domino dinilai tidak sekadar soal menang atau kalah. Bagi Wali Kota Samarinda Andi Harun, permainan itu juga mengajarkan bagaimana seseorang menghadapi situasi yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Menurutnya, setiap pemain tidak selalu mendapatkan kartu yang ideal. Namun, kondisi itu bukan berarti menentukan hasil akhir permainan. Kemampuan membaca situasi, menyusun strategi, mengambil keputusan, hingga menjalankan pilihan menjadi faktor yang lebih menentukan.

“Domino itu tidak ditentukan selamanya oleh kartu yang baik. Kadang-kadang kita menerima kartu yang kurang ideal, tapi domino itu ditentukan oleh bagaimana strategi memainkan kartu yang tidak ideal itu,” ungkap Andi Harun saat menghadiri Samarinda Domino Open Tournament Seri IV di Gor Segiri Samarinda, Sabtu 12 September 2026.

Ia menilai prinsip tersebut juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang tidak selalu berada dalam kondisi yang sesuai dengan keinginan, sehingga kemampuan beradaptasi dan mengambil keputusan menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai keadaan.

Karena itu, Andi Harun mengingatkan peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam turnamen. Sebab, hanya sebagian peserta yang nantinya keluar sebagai juara, sedangkan seluruh peserta dapat membawa pulang nilai persaudaraan dari kompetisi tersebut.

Selain soal strategi permainan, Andi Harun meminta peserta menjaga pertandingan tetap berada dalam koridor yang positif, agar arena turnamen terbebas dari judi, narkoba, alkohol, dan rokok.

Ia juga meminta peserta menjaga fasilitas Gor Segiri yang digunakan sebagai lokasi pertandingan. Menurutnya, gedung tersebut dirancang sebagai ruang tanpa asap rokok dengan sistem pendingin udara dan pencahayaan yang saling terintegrasi.

“Tidak judi, tidak narkoba, tidak alkohol, dan tidak merokok di dalam arena pertandingan,” tegasnya.

Orang nomor satu di Kota Tepian itu kembali mengingatkan, kompetisi bukan hanya tentang menentukan pemenang, tetapi juga membangun hubungan antarpeserta.

“Yang pasti kita bawa pulang semua adalah persaudaraan,” pungkasnya.

Related posts

Lahan Gambut Hingga Permukiman, BPBD Petakan Titik Rawan Karhutla di Kota Tepian

Emmy Haryanti

Paser 49 Hari Tanpa Hujan, Kekeringan Mulai Menguat di Sejumlah Wilayah Kaltim

Emmy Haryanti

Kekeringan hingga Karhutla Belum Berakhir, Pemkot Samarinda Lengkapi Upaya dengan Salat Istisqa

Rizki