infosatu.co
KESEHATAN

Pemprov Kaltim Tambah 10 Ribu Penerima PBI BPJS Kesehatan pada 2027

Teks: Ilustrasi kartu BPJS Kesehatan. (Istimewa)

Samarinda, Infosatu.co – Cakupan penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di Kalimantan Timur akan diperluas pada 2027. Sebanyak 10 ribu kuota baru disiapkan sehingga total penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan yang dibiayai APBD Provinsi Kaltim meningkat dari 149 ribu menjadi 159 ribu jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Jaya Mualimin mengatakan penambahan kuota penerima PBI menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperluas jaminan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan pembiayaan iuran BPJS Kesehatan.

“Tentu kita pertama ingin meningkatkan jumlah penduduk yang di-cover oleh BPJS yang PBI provinsi, yang tadinya 149 ribu jadi 159 ribu. Bertambah 10 ribu orang,” ujarnya Kamis, 30 Juli 2026.

Selain menambah jumlah penerima, Dinkes Kaltim juga memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh layanan kesehatan meski status kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif.

Melalui Program Gratispol Kesehatan, kartu BPJS yang nonaktif dapat segera diaktifkan kembali saat masyarakat membutuhkan pelayanan.

“Tinggal bilang, kartu saya mati, tolong diaktifkan. Sehingga tidak boleh ada stagnan dalam pelayanan kesehatan di Kaltim,” katanya.

Jaya mengakui masih terdapat masyarakat yang kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif. Karena itu, Program Gratispol Kesehatan disiapkan untuk mempercepat proses pengaktifan kembali kepesertaan agar masyarakat tidak mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan.

Menurutnya, program tersebut bertujuan memastikan seluruh masyarakat Kalimantan Timur memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan tanpa terkendala status kepesertaan BPJS Kesehatan.

Ia juga mengimbau masyarakat segera memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan dan memastikan statusnya tetap aktif agar proses pembiayaan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan dapat berjalan lebih mudah.

“Semua orang wajib punya kepesertaan BPJS agar lebih memudahkan pembiayaan kesehatan. Mau datang ke mana saja kalau sudah punya BPJS atau kepesertaan pasti akan dilayani dengan baik,” pungkasnya.

Related posts

Baru 300 Ribu Warga Jalani CKG, Pemeriksaan Massal Pelajar Disiapkan Dongkrak Partisipasi

Rizki

Edukasi Kesehatan Reproduksi Sejak Remaja Jadi Fondasi Tekan Kematian Ibu di Kaltim

Emmy Haryanti

Dinkes Kaltim Usulkan Anggaran Rp2,38 Triliun untuk 2027, Mayoritas Dialokasikan ke BLUD

Rizki