Samarinda, Infosatu.co – Borneo FC Samarinda meraih kemenangan perdana di BRI Super League 2026/2027 setelah menundukkan Persijap Jepara 1-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu, 12 September 2026.
Gol tunggal Pesut Etam dicetak Rodrigo Varanda pada menit ketiga. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan Borneo FC hingga pertandingan berakhir.
Pelatih Borneo FC Mauro Alexandre Tavares Jeronimo menilai kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Persijap dinilai memiliki kekuatan tambahan karena tampil di kandang sendiri dengan dukungan suporter.
“Pertandingannya seperti yang kita prediksi, sulit. Ketika kita bermain tandang, lawan memiliki kekuatan ekstra karena bermain di depan suporternya,” kata Mauro dalam konferensi pers after match.
Mauro menilai Borneo FC tampil dominan pada babak pertama. Selain mampu menguasai permainan, Pesut Etam juga mencetak gol dan memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan.
“Di babak pertama, saya pikir kami bermain sangat baik. Kami mendominasi permainan dan berhasil mencetak gol. Sebenarnya, di awal pertandingan kami juga bisa mencetak gol lagi. Saya pikir kami benar-benar mengendalikan permainan,” ujarnya.
Berdasarkan statistik pertandingan, Borneo FC mencatat 56 persen penguasaan bola dan melepaskan delapan tembakan, dengan tiga di antaranya tepat sasaran.
Sementara Persijap menguasai 44 persen bola dan menghasilkan enam tembakan, tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Memasuki babak kedua, Persijap meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Mauro mengakui timnya belum mampu mengontrol pertandingan secara penuh hingga 90 menit.
“Sayangnya, di babak kedua kami belum siap untuk mengendalikan pertandingan selama 90 menit. Kami tahu mereka akan mengambil lebih banyak risiko dan menempatkan lebih banyak pemain di depan,” kata Mauro.
Meski berada dalam tekanan, Mauro menilai lini pertahanan Borneo FC mampu bekerja dengan baik. Para pemain juga dinilai mampu bertahan bersama-sama ketika menghadapi tekanan dari tuan rumah.
“Tapi kami mampu bertahan dengan sangat baik. Kami menderita bersama-sama ketika berada dalam situasi sulit,” ujarnya.
Borneo FC sebenarnya memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan dan mengakhiri pertandingan dengan skor lebih besar. Namun, peluang tersebut belum berhasil dikonversi menjadi gol.
“Setelah kami mendapatkan dua atau tiga serangan, saya pikir kami seharusnya bisa menang 2-0 untuk mengunci kemenangan, tetapi kami tidak berhasil,” kata Mauro.
Menurut Mauro, masih terdapat sejumlah pelajaran dari pertandingan tersebut. Namun, ia tetap mengapresiasi kemenangan tandang yang diraih timnya setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Persija Jakarta pada laga pembuka.
“Banyak pelajaran yang kami dapatkan, tetapi kami sangat senang. Setelah pertandingan pertama kami kalah di kandang, bagus untuk bisa mendapatkan kemenangan ini. Sekarang kami akan melanjutkan pekerjaan kami,” tegas Mauro.
Kemenangan di Jepara membuat Borneo FC mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan awal Super League 2026/2027. Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan pertama Pesut Etam pada musim ini.
Pesut Etam selanjutnya akan kembali ke Samarinda untuk menghadapi Dewa United Banten FC pada 16 September 2026.
