infosatu.co
PENDIDIKAN

Partisipasi PAUD di Bontang Baru 64 Persen, Ribuan Anak Belum Terlayani

Teks: PAUD Terpadu Kuncup Melati PIKA PKT Bontang Barat. (Istimewa)

Bontang, infosatu.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mencatat angka partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah tersebut baru mencapai sekitar 64 persen. Artinya, masih ada ribuan anak usia dini yang belum mengakses layanan PAUD.

Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha mengatakan dari sekitar 7.000 anak usia PAUD di Kota Bontang, baru lebih dari 4.000 anak yang terdaftar di lembaga PAUD. Sementara sekitar 3.000 anak lainnya masih berada di luar layanan pendidikan usia dini.

“Angka partisipasi kita baru sekitar 64 persen. Dari sekitar 7.000 anak usia PAUD, yang berada di lembaga PAUD baru sekitar 4.000 lebih. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujarnya, Kamis, 25 Juni 2026.

Menurut Abdu Safa, peningkatan partisipasi PAUD menjadi salah satu fokus pemerintah daerah karena pendidikan usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan formal.

Selain memperluas akses PAUD, Disdikbud juga berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui perbaikan berbagai indikator dalam rapor pendidikan daerah.

“Pendidikan usia dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan anak. Karena itu, diperlukan sinergi semua pihak agar semakin banyak anak mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bontang terus memberikan dukungan terhadap pendidikan usia dini melalui berbagai program.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bontang Sony Suwito Adicahyono menyebut bantuan perlengkapan sekolah gratis tetap menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap peserta didik PAUD.

“Pada tahun ini, bantuan yang mencakup seragam, tas, dan sepatu telah menyasar puluhan ribu peserta didik, di mana 8.100 di antaranya dialokasikan khusus bagi anak-anak kita di jenjang PAUD,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Bontang juga tengah mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat Gratis berkonsep asrama di Kelurahan Bontang Lestari yang diperuntukkan bagi anak putus sekolah dan keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Abdu Safa menegaskan peningkatan akses pendidikan usia dini akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat masih cukup banyak anak yang belum terjangkau layanan PAUD.

“Masih ada sekitar 3.000 anak usia PAUD yang belum berada di lembaga pendidikan usia dini. Ini yang akan terus kami dorong agar akses layanan pendidikan semakin merata,” pungkasnya.

Related posts

Unmul Tegaskan Kritik Mahasiswa Soal HAM Tidak Dibatasi, Asal Disampaikan Secara Damai

Emmy Haryanti

Mahasiswa Diingatkan, Fungsi Kementerian HAM Tak Hanya Penegakan Hukum

Ratu

Kekurangan Guru, Pemprov Kaltim Siapkan Pembenahan

Emmy Haryanti