Samarinda, Infosatu.co – Berubah menjadi lebih baik sering kali dibayangkan sebagai sesuatu yang besar. Mulai olahraga setiap hari, menjalani diet ketat, tidur teratur awal waktu, membaca banyak buku, atau mengurangi penggunaan ponsel secara drastis.
Semangat biasanya muncul di awal. Masalahnya, mempertahankan perubahan itu yang tidak mudah.
Baru beberapa hari berjalan, rutinitas lama kembali. Target yang sebelumnya terasa begitu penting akhirnya hanya menjadi daftar keinginan yang belum tercapai.
James Clear menawarkan cara pandang yang berbeda melalui bukunya, Atomic Habits. Buku yang telah terjual lebih dari 30 juta eksemplar dan dicetak ulang ratusan kali dalam 60 lebih bahasa.
Dalam Bab 1, “Dahsyatnya Kekuatan Atomic Habits”, halaman 17–19 pada edisi yang digunakan, Clear membahas gagasan menjadi 1 persen lebih baik setiap hari.
Perubahannya tidak harus besar. Justru perubahan kecil yang dilakukan berulang-ulang yang menjadi perhatian.
Perubahan Kecil yang Tidak Langsung Terlihat
Clear menggunakan perhitungan sederhana untuk menggambarkan gagasan tersebut. Jika seseorang mengalami peningkatan 1 persen setiap hari dan efeknya terakumulasi selama satu tahun, hasil matematisnya mencapai sekitar 37,8 kali dari titik awal. Sebaliknya, penurunan 1 persen setiap hari akan membawa hasil mendekati nol.
Tetapi angka 37,8 itu bukan berarti seseorang akan menjadi 37 kali lebih sehat, lebih pintar atau lebih sukses setelah satu tahun.
Yang ingin digambarkan Clear adalah efek akumulasi.
Satu perubahan kecil mungkin tidak memberikan hasil yang terasa hari ini. Berjalan kaki beberapa menit, mengurangi satu minuman manis, tidur sedikit lebih teratur atau membaca beberapa halaman buku tidak akan langsung mengubah kehidupan seseorang.
Namun, ketika pilihan-pilihan kecil itu terus dilakukan, arahnya mulai berbeda.
Clear menggambarkan kebiasaan seperti bunga berbunga dalam investasi. Dampaknya kecil pada awalnya, tetapi dapat semakin besar ketika terus terakumulasi.
Di sinilah konsep “1 persen” sebenarnya berada.
Bukan tentang memaksa diri untuk menjadi sempurna setiap hari, melainkan memastikan bahwa pilihan yang dilakukan berulang kali membawa seseorang ke arah yang diinginkan.
Bukan Berarti Harus Lebih Baik Setiap Hari
Ada satu hal yang penting untuk dipahami.
Menjadi 1 persen lebih baik bukan berarti seseorang harus selalu mengalami kemajuan setiap hari.
Ada hari ketika olahraga terlewat. Ada saat ketika pola makan kembali berantakan. Ada malam ketika seseorang tidur lebih larut dari biasanya.
Itu tidak otomatis membuat seluruh proses gagal.
Yang menjadi persoalan justru ketika kebiasaan buruk terus diulang dan seseorang tidak pernah kembali ke jalur yang ingin dibangun.
Dalam pembahasan lain mengenai konsep marginal gains, Clear juga menekankan bahwa pilihan yang sedikit lebih baik atau sedikit lebih buruk mungkin tampak tidak berarti pada satu waktu, tetapi perbedaan itu dapat semakin besar ketika berlangsung dalam jangka panjang.
Dengan kata lain, yang perlu diperhatikan bukan hanya hasil hari ini, tetapi arah kebiasaan dalam jangka panjang.
Kebiasaan Memang Butuh Waktu
Gagasan tersebut juga sejalan dengan temuan penelitian mengenai pembentukan kebiasaan, meski penelitian tidak membuktikan bahwa seseorang harus “meningkat 1 persen” setiap hari.
Sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis yang diterbitkan dalam Healthcare pada 2024 menemukan bahwa pembentukan kebiasaan kesehatan membutuhkan waktu yang berbeda-beda pada setiap orang.
Dalam studi yang ditinjau, median waktu pembentukan kebiasaan berada pada kisaran 59-66 hari, sedangkan rata-rata beberapa penelitian mencapai 106-154 hari. Rentangnya bahkan sangat lebar, sekitar 4 hingga 335 hari.
Artinya, tidak ada angka tunggal yang bisa digunakan untuk mengatakan bahwa seseorang pasti akan terbiasa setelah sekian hari.
Jenis kebiasaan, frekuensi melakukannya, waktu pelaksanaan dan kondisi masing-masing orang ikut memengaruhi proses tersebut. Penelitian yang sama menemukan bahwa pengulangan perilaku dalam konteks tertentu dapat membantu memperkuat kebiasaan.
Karena itu, seseorang yang baru beberapa hari mencoba olahraga lalu merasa belum terbiasa sebenarnya tidak perlu buru-buru menganggap dirinya gagal.
Mungkin memang belum waktunya.
Mulainya Tidak Perlu Menunggu Senin
Konsep perubahan kecil juga mengubah cara kita melihat target.
Seseorang yang ingin hidup lebih sehat tidak harus mengubah seluruh rutinitasnya dalam satu hari.
Bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana.
Jika sebelumnya hampir tidak pernah berjalan kaki, tambahkan sedikit aktivitas fisik dalam rutinitas harian. Jika terbiasa minum minuman manis beberapa kali sehari, frekuensinya bisa dikurangi secara bertahap. Jika waktu tidur berantakan, mulai dengan mencoba menjaga waktu tidur lebih konsisten.
Perubahan tersebut mungkin terlihat sepele.
Tetapi memang bukan perubahan besar yang sedang dikejar.
Yang sedang dibangun adalah kebiasaan baru.
Dan ketika kebiasaan itu mulai menjadi bagian dari rutinitas, perubahan yang awalnya terasa kecil bisa menjadi lebih mudah dilakukan tanpa harus terus-menerus mengandalkan motivasi.
Jadi, Benarkah Bisa Mengubah Hidup?
Tidak ada rumus yang menjamin seseorang akan berubah hanya karena memperbaiki diri 1 persen setiap hari.
Konsep dalam Atomic Habits lebih tepat dipahami sebagai cara melihat perubahan, yakni jangan meremehkan keputusan kecil hanya karena hasilnya belum terlihat sekarang.
Clear sendiri merangkum gagasan tersebut dengan melihat kebiasaan sebagai akumulasi dari pilihan-pilihan kecil. Buku Atomic Habits memang dibangun di atas gagasan bahwa perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan hasil yang berarti dalam jangka panjang.
Dalam kehidupan sehari-hari, bentuknya tidak selalu spektakuler.
Mungkin hanya memilih berjalan kaki hari ini.
Mungkin mengurangi satu gelas minuman manis.
Mungkin mematikan ponsel sedikit lebih awal sebelum tidur.
Mungkin membaca dua halaman ketika biasanya tidak membaca sama sekali.
Hasilnya mungkin belum terlihat besok.
Bahkan mungkin belum terlihat minggu depan.
Tetapi kebiasaan memang bukan tentang apa yang terjadi dalam satu hari. Ia tentang apa yang terus kita lakukan setelah hari-hari tersebut berlalu.
Jadi, mungkin pertanyaan yang lebih tepat bukan “Bisakah saya mengubah hidup dalam waktu singkat?”
Melainkan “Kebiasaan kecil apa yang bisa saya lakukan hari ini, lalu saya ulangi lagi besok?”
Karena, perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah yang besar. Kadang kala dimulai dari keputusan kecil yang terus dipilih berulang kali. Maka, pilihan memulainya hanya ada dua “day one or one day”.
