infosatu.co
KALTIM

Massa Aksi 214 Jilid II Minta Siaran Langsung Pembahasan Hak Angket di DPRD Kaltim

Teks: Massa aksi 214 Jilid II berhasil memasuki area halaman Gedung DPRD Kaltim. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, infosatu.co – Aksi 214 Jilid II di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Senin, 4 Mei 2026, sempat memanas hingga massa berhasil menembus gerbang dan masuk ke halaman kantor dewan. Setelah berhasil masuk, massa menegaskan tuntutan agar pembahasan hak angket disiarkan secara langsung kepada publik.

Ribuan massa yang terdiri dari mahasiswa dan buruh mulai memadati kawasan Jalan Teuku Umar sejak pukul 15.00 WITA.

Situasi sempat memanas di sore hari saat massa mencoba membuka akses masuk yang dijaga ketat aparat. Hingga akhirnga, gerbang DPRD berhasil dibuka dan massa mulai memasuki halaman gedung.

Humas Aksi dari BEM KM Universitas Mulawarman, Bella Monica, menyebut keberhasilan massa masuk ke halaman DPRD menjadi momen penting dalam sejarah aksi di Kaltim.

“Ini pertama kali sepanjang sejarah kita bisa masuk sampai ke dalam. Bahkan tadi sebelum masuk sangat sulit, kami harus memanjat pagar, sampai ada yang luka-luka,” ujarnya di lokasi aksi.

Setelah berada di dalam area DPRD, fokus massa bergeser pada tuntutan transparansi, khususnya terkait pembahasan hak angket yang tengah bergulir.

“Kami meminta agar pembahasan hak angket atau sidang apa pun di dalam itu disiarkan secara langsung. Supaya masyarakat bisa melihat dan mengawasi prosesnya,” tegas Bella.

Ia mengatakan, hingga saat ini pihak DPRD masih berkomunikasi terkait kemungkinan penyiaran tersebut. Namun massa tetap bersikukuh agar proses tersebut dibuka ke publik.

“Tadi masih dikomunikasikan apakah bisa nonton live atau tidak. Tapi tuntutan kami jelas, harus disiarkan secara langsung,” katanya.

Selain itu, massa juga membawa tiga tuntutan utama dalam aksi tersebut. Pertama, mendesak DPRD segera memutuskan pengguliran hak angket pada hari yang sama.

Kedua, menuntut kesejahteraan buruh serta revisi regulasi ketenagakerjaan. Ketiga, menuntut keadilan di sektor pendidikan serta jaminan keselamatan belajar di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

“Muara dari tuntutan ini adalah agar hak angket benar-benar dijalankan untuk mengaudit kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat,” ujar Bella.

Sementara itu, setelah massa berhasil masuk, situasi berangsur kondusif. Orasi kembali dilanjutkan secara bergantian di halaman gedung DPRD dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di halaman DPRD Kaltim sambil menunggu kepastian terkait tuntutan siaran langsung pembahasan hak angket.

Sementara itu, berdasarkan surat undangan resmi DPRD Provinsi Kaltim tertanggal 30 April 2026, pimpinan dan anggota dewan dijadwalkan menggelar rapat konsultasi pada Senin malam, 4 Mei 2026 pukul 19.00 WITA di Gedung D lantai VI Kantor DPRD Kaltim.

Agenda rapat tersebut mencakup pembahasan tuntutan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Kalimantan Timur dalam Aksi 214, termasuk dorongan terkait pengguliran hak angket.

Related posts

Sejuk, Mahasiswa dan Polisi Salat Magrib Berjemaah di Tengah Aksi 214 Jilid II

Rizki

Badan Kesbangpol Kaltim Pastikan Seleksi Paskibraka Tanpa Nepotisme

Rizki

Praktik Ketenagakerjaan Masih Banyak Menyimpang, Serikat Pekerja Minta Badan Khusus

Rizki