infosatu.co
NASIONAL

Jangan Kerokan Ketika Masuk Angin, Bisa Saja Gejala Serangan Jantung

dr Suhardi Spesialis Jantung dan Pembuluh darah RSUD Taman Husada Bontang

Bontang, infosatu.co – Beberapa masyarakat percaya bahwa kerokan mampu meredakan masuk angin daripada minum obat. Namun ternyata ketika masuk angin tidak dianjurkan untuk kerokan, karena bisa saja kondisi itu merupakan gejala dari serangan jantung.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Taman Husada Bontang yakni dr Suhardi mengatakan bahwa jika merasakan keluhan seperti itu lebih baik segera dibawa ke rumah sakit.

“Pada kasus-kasus yang sifatnya mendadak seperti keringat dingin, mual, dan muntah diingatkan untuk tidak melakukan kerokan dulu. Nanti malah mengira masuk angin padahal bukan,” jelasnya.

Suhardi mengaku bahwa biasanya memang enak sehabis dikerok. Namun enaknya hanya sementara dan proses sakitnya akan berjalan terus.

“Semakin lama menunda tidak di bawa ke rumah sakit apalagi tidak segera di pasang ring, maka risiko terjadinya kerusakan sel-sel otot jantung itu semakin banyak,” katanya.

Kalau sel otot jantung semakin banyak maka fungsi jantungnya akan turun, berkurang dan terganggu. Akibatnya menyebabkan lemah atau gagal jantung.

“Keluhan pada orang-orang lemah atau gagal jantung yakni sedikit aktivitas itu sudah ngos-ngosan, jadi harus berhati-hati. Lebih baik dibawa ke rumah sakit,” tegasnya. (Editor: Irfan)

Related posts

LAN Soroti Tantangan Hotline 112, Siapkan Rekomendasi Kebijakan Layanan Darurat Nasional

Emmy Haryanti

SKK Migas Kena Sentil Bahlil, Jangan Kontraktor Orang Jakarta Semua

infosatu

Teguh Santosa Kupas Tantangan Empat Era Presiden, Sebut Prabowo Fokus Perkuat Fondasi Bangsa

Emmy Haryanti