infosatu.co
DPRD BONTANG

DPRD Bontang Setuju Hadiah Rp500 Juta untuk Kelurahan yang Sukses Percepat Turunkan Stunting

Teks: Ubayya Bengawan mendukung rencana hadiah Rp500 juta bagi kelurahan yang berhasil menekan angka stunting di Bontang. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, Infosatu.co – Rencana Pemerintah Kota Bontang memberikan hadiah Rp500 juta kepada kelurahan yang berhasil menekan angka stunting mendapat dukungan dari DPRD Kota Bontang.

Kebijakan tersebut dinilai dapat menjadi pemicu bagi kelurahan untuk lebih serius menjalankan program penanganan stunting di wilayah masing-masing.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang Ubayya Bengawan mengatakan skema penghargaan tersebut merupakan langkah positif untuk mendorong percepatan penurunan stunting hingga tingkat kelurahan.

“Langkah ini sudah tepat sebagai pemicu. Tapi harus ada keseimbangan antara penghargaan dan evaluasi, supaya semua bergerak serius,” ujarnya, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurutnya, pemberian insentif tidak hanya bertujuan memberikan apresiasi kepada kelurahan yang berhasil mencapai target, tetapi juga dapat memacu wilayah lain untuk meningkatkan kinerja dalam penanganan stunting.

Namun, ia menilai program tersebut perlu dibarengi dengan mekanisme evaluasi yang jelas terhadap kelurahan yang tidak menunjukkan perkembangan signifikan. Pendekatan reward dan punishment dinilai penting agar seluruh wilayah memiliki komitmen yang sama dalam menekan angka stunting.

Selain itu, Ubayya mengingatkan agar dana insentif yang diberikan nantinya benar-benar digunakan untuk program yang berdampak langsung terhadap penanganan stunting.

Menurutnya, pemanfaatan anggaran perlu dibahas melalui musyawarah di tingkat kelurahan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan kesehatan.

“Penggunaannya harus jelas, diarahkan ke program yang benar-benar menyentuh penurunan stunting, bukan untuk hal lain,” katanya.

Ia menyebut sejumlah program yang dapat menjadi prioritas antara lain pemberian makanan tambahan bagi balita, peningkatan sanitasi lingkungan, serta dukungan terhadap layanan kesehatan seperti imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Ubayya juga menilai transparansi capaian antar kelurahan penting dilakukan sebagai bentuk kontrol publik. Publikasi data capaian dinilai dapat menjadi motivasi bagi wilayah yang berhasil sekaligus bahan evaluasi bagi wilayah yang masih tertinggal.

“Kalau diumumkan secara terbuka, itu bisa menjadi motivasi sekaligus evaluasi. Ada dorongan moral bagi wilayah yang masih tertinggal,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila setelah diberikan kesempatan tidak terdapat perubahan yang signifikan, maka perlu dilakukan pembinaan dan evaluasi terhadap langkah-langkah yang telah dijalankan oleh aparatur kelurahan.

“Kalau tidak ada progres, tentu harus dievaluasi. Artinya ada yang perlu diperbaiki dari sisi kinerja maupun langkah yang diambil,” pungkasnya. (Adv)

Related posts

DPRD Bontang Ingatkan Kesehatan Warga Tak Bisa Menunggu Urusan Administrasi

Rizki

Raih WTP, DPRD Bontang Ingatkan Temuan BPK Tetap Harus Ditindaklanjuti

Rizki

Legislator Nilai Penanganan Longsor Kanaan Tak Cukup dengan Tanggul Sementara

Rizki