infosatu.co
PENDIDIKAN

Diskominfo Pastikan Sistem SPMB Tak Mungkinkan Manipulasi Titik Koordinat

Teks: Kepala Diskominfo Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Dugaan pergeseran titik koordinat dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Samarinda dipastikan bukan berasal dari sistem aplikasi. Pihak Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda menegaskan aplikasi yang digunakan telah dirancang agar koordinat domisili calon peserta didik tidak dapat dimanipulasi.

Kepala Diskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah mengatakan aplikasi SPMB selama ini berjalan normal tanpa kendala teknis. Menurutnya, persoalan yang muncul lebih banyak dipicu oleh upaya sebagian masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya ke sekolah tertentu dengan memasukkan data yang tidak sesuai.

Ia mencontohkan, ada kemungkinan calon pendaftar mencoba menggunakan alamat yang berada di dekat sekolah tujuan. Namun, sistem tidak serta-merta menerima data tersebut karena seluruh proses masih harus melewati tahapan verifikasi.

“Secara sistem titik koordinat itu tidak akan bisa diubah. Kalaupun ada yang mencoba menggeser, riwayat perubahannya pasti akan terlihat saat dilakukan pemeriksaan,” jelasanya kepada awak media di DPRD Samarinda, Senin 6 Juli 2026.

Lebih jauh, koordinat yang tersimpan dalam aplikasi memiliki jejak digital, sehingga setiap aktivitas pengguna dapat ditelusuri.

“Dengan mekanisme itu dugaan manipulasi titik lokasi secara diam-diam dapat diketahui apabila dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa perubahan satu titik koordinat dapat memengaruhi data peserta lain di seluruh wilayah Samarinda. Menurutnya, sistem tidak bekerja dengan mekanisme seperti itu sehingga perubahan massal terhadap koordinat tidak mungkin terjadi.

Meski menjadi pengembang aplikasi, Diskominfo menegaskan tidak memiliki kewenangan dalam proses verifikasi maupun penentuan hasil seleksi peserta didik.

“Tahapan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab operator sekolah dan Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Aji menambahkan, hingga saat ini belum ada evaluasi khusus terhadap sistem karena berdasarkan hasil pemantauan, aplikasi masih berfungsi sebagaimana mestinya.

“Pengembangan fitur baru tetap akan dilakukan apabila dibutuhkan, namun untuk saat ini sistem dinilai masih berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Related posts

Jika Ada Dugaan Pelanggaran dalam SPMB, Diskominfo Siap Buka Log Server

Emmy Haryanti

Jelang Masuk Sekolah, Legislator Bontang Minta Penyaluran Seragam Gratis Tak Molor

Rizki

Keterbatasan Daya Tampung SMP Negeri Picu Persoalan SPMB Jalur Domisili

Emmy Haryanti