infosatu.co
POLITIK

Bawaslu Kota Pasuruan Catat Peningkatan Jumlah Penyandang Disabilitas pada Pemilu 2024

Teks: Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, (infosatu.co/Koko).

Kota Pasuruan, infosatu.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), mencatat adanya peningkatan jumlah penyandang disabilitas yang terdata dalam proses pengawasan pada tahun 2024.

Berdasarkan hasil pendataan, terdapat sebanyak 873 penyandang disabilitas pada Pemilu 2024, sementara pada Pemilihan 2024 jumlah tersebut meningkat menjadi 908 orang.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, menyampaikan bahwa peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam proses pendataan sekaligus meningkatnya partisipasi kelompok disabilitas dalam demokrasi.

“Data ini menjadi indikator penting bahwa akses dan keterlibatan penyandang disabilitas dalam proses pemilu semakin membaik. Ini juga menjadi dasar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pengawasan yang inklusif,” ujar Vita, Kamis 30 April 2026.

Menurutnya, Bawaslu tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga memastikan bahwa setiap penyandang disabilitas mendapatkan haknya secara utuh, baik dalam hal akses informasi, fasilitas, maupun partisipasi dalam pengawasan pemilu.

Peningkatan jumlah tersebut juga tidak lepas dari upaya Bawaslu dalam menggandeng komunitas disabilitas serta memperkuat pengawasan partisipatif.

Melalui pendekatan ini, berbagai kendala di lapangan dapat diidentifikasi dan ditangani secara lebih tepat.

Bawaslu Kota Pasuruan menegaskan akan terus memperbarui data secara berkala dan menjadikannya sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas, demi terwujudnya pemilu yang inklusif dan berkeadilan.

Related posts

Kader Gerindra Kaltim Kritik Analogi Rudy Mas’ud soal Peran Hijrah dengan Hashim

Rizki

Bawaslu Soroti Pemberatan Pidana dan Ancaman Kekerasan Seksual Termasuk KBGO

Zainal Abidin

Fifi Ekawati Rohmah Perkuat Peran Strategis Bawaslu dalam Perlindungan Perempuan

Zainal Abidin