Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperketat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menginstruksikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) MBG untuk memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi sesuai standar kesehatan, keamanan pangan, dan kualitas pelayanan.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat bersama jajaran Pemkot Samarinda yang dipimpin langsung Andi Harun di Ruang Rapat Wali Kota, Kantor Balai Kota Samarinda, Selasa, 3 November 2026 siang.
Dalam pertemuan itu, turut dibahas pembentukan Satgas Kesehatan Haji guna memperkuat kesiapan pelayanan kesehatan bagi calon jemaah haji asal Samarinda.
Andi Harun menegaskan bahwa pengawasan program MBG tidak boleh berhenti pada pemeriksaan dokumen maupun kelengkapan administrasi.
Menurutnya, aspek kesehatan, kebersihan lingkungan, kualitas makanan, keamanan pangan, hingga standar pelayanan harus menjadi perhatian utama.
“Pengawasan tidak boleh hanya bersifat administratif. Kita harus memastikan seluruh aspek terpenuhi, mulai dari kesehatan, kebersihan lingkungan, kualitas dan keamanan makanan, hingga standar pelayanan di setiap SPPG,” ungkap Andi Harun.
Lebih lanjut, Andi Harun menjelaskan, pembentukan Satgas MBG menjadi salah satu instrumen Pemkot Samarinda untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
Pengawasan secara langsung dan terukur dinilai penting agar potensi persoalan dapat diketahui lebih awal, sekaligus menjadi dasar dalam melakukan pembenahan.
Ia juga mendorong keterlibatan lintas perangkat daerah dalam menjalankan inspeksi, pemantauan, serta evaluasi secara berkala. Dengan demikian, pengawasan tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan, tetapi menjadi bagian dari upaya menjaga mutu pelayanan secara berkelanjutan.
“Hasil evaluasi Satgas nantinya diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bagi setiap SPPG, sehingga masyarakat sebagai penerima manfaat memperoleh makanan yang aman, layak, dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan,” jelas Andi Harun.
Selain memperkuat pengawasan program MBG, Pemkot Samarinda juga menyiapkan Satgas Kesehatan Haji. Tim ini akan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi, pengawasan, serta kesiapan pelayanan kesehatan bagi calon jemaah haji.
Menurut Andi Harun, kedua satgas tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci. Kita ingin setiap tahapan berjalan terkoordinasi, pengawasan semakin terukur, dan kualitas pelayanan terus meningkat,” tandasnya. (ADV)
