infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Dorong UMKM Naik Kelas, Bapperida Samarinda Hadirkan Bazar Produk Lokal dan Layanan Legalitas

Teks: Plt kepala Bapperida kota Samarinda, Ananta Fathurrozi. (Foto: Dok/Pemkot Samarinda)

Samarinda, Infosatu.co – Membuka peluang usaha tidak cukup hanya dengan menghasilkan produk berkualitas. Pelaku usaha juga membutuhkan ruang promosi, akses pemasaran, serta kemudahan dalam mengurus legalitas agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Semangat inilah yang dihadirkan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda melalui penyelenggaraan Bazar UMKM pada Kamis, 5 November 2026.

Bertempat di Lapangan Parkir Kantor Bapperida Kota Samarinda, kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sekaligus memperluas kesempatan bagi pelaku usaha dalam memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapperida Kota Samarinda, Ananta Fathurrozi, mengatakan bahwa bazar tersebut dirancang sebagai ruang promosi sekaligus bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM.

“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah perlu menghadirkan ruang dan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya, memperluas jangkauan pemasaran, serta membangun kepercayaan konsumen terhadap produk lokal,” ungkapnya saat ditemui awak media, Selasa, 3 November 2026.

Bazar UMKM ini akan menghadirkan beragam produk unggulan masyarakat, mulai dari aneka kuliner, produk fashion, kerajinan tangan, hingga kebutuhan bahan pokok atau sembako.

Keberagaman produk tersebut diharapkan dapat menarik minat pengunjung sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan secara langsung.

Menurut Ananta, kegiatan seperti ini tidak semata-mata menjadi ajang transaksi jual beli, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen. Interaksi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pemasaran baru dan mendorong pelaku UMKM memahami kebutuhan pasar.

“Kami ingin produk-produk lokal Samarinda semakin dikenal dan memiliki tempat di tengah masyarakat. Melalui bazar ini, pelaku UMKM bisa berinteraksi langsung dengan calon pembeli, memperkenalkan kualitas produknya, sekaligus memperoleh pengalaman dalam memasarkan hasil usaha mereka,” jelasnya.

Tidak hanya berfokus pada promosi dan penjualan, Ananta juga menyebutkan pihaknya menghadirkan fasilitas pelayanan administrasi usaha bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat memanfaatkan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) secara gratis.

Fasilitas ini menjadi salah satu upaya untuk membantu pelaku UMKM memenuhi aspek legalitas usaha. Kepemilikan dokumen administrasi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mengembangkan kegiatan bisnis, mengakses berbagai program pemberdayaan, serta meningkatkan kepercayaan mitra usaha.

Ia menegaskan bahwa legalitas merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan memiliki dasar administrasi yang jelas.

“Jangan hanya berfokus pada bagaimana produk bisa terjual, tetapi pelaku usaha juga perlu memperhatikan legalitas usahanya. Melalui layanan NIB dan NPWP gratis ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengurus administrasi sehingga usahanya dapat berkembang dengan lebih baik,” tegas Ananta.

Penyelenggaraan bazar tersebut turut didukung sejumlah perangkat daerah dan mitra terkait, yakni Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Bulog, serta Perumda Varia Niaga.

Keterlibatan berbagai instansi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pengembangan UMKM, mulai dari promosi produk, fasilitasi perizinan, hingga penguatan akses pemasaran.

Ananta berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan bazar, tetapi dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan dan pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi nyata antarpihak dalam mendukung UMKM Samarinda. Semakin banyak pelaku usaha yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang, semakin besar pula peluang terciptanya aktivitas ekonomi masyarakat yang produktif,” pungkas Ananta. (ADV)

Related posts

Bahas RK BPJS Kesehatan 2027, Pemkot Samarinda Fokus Sinkronisasi Data dan Pembiayaan

Musriva

Awasi Ketat Program MBG, Andi Harun Bentuk Satgas Khusus di Samarinda

Musriva

354 Kejadian Karhutla Landa Samarinda per-3 November, Sambutan Catat Luas Kebakaran Terbesar 524,75 Hektare

Musriva