infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

DPPKB Samarinda Minta Duta Genre Punya Target Kinerja, Bukan Sekadar Gelar

Teks: Kepala DPPKB Kota Samarinda, Deasy Evriyani. (Foto: Dok/Pemkot Samarinda)

Samarinda, Infosatu.co – Duta Generasi Berencana (Genre) di Kota Samarinda didorong memiliki capaian kerja yang terukur selama menjalankan masa tugas. Keberadaan mereka diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan pengaruh positif bagi kalangan remaja.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda, Deasy Evriyani. Menurutnya, Duta GenRe harus mampu menunjukkan kontribusi nyata melalui edukasi dan pendampingan kepada sesama remaja.

“Duta Genre ini harus bisa berdampak. Kita harus buktikan kepada masyarakat, terutama kaum remaja, bahwa mereka bisa memberi pengaruh yang baik,” ungkap Deasy, Selasa, 3 November 2026.

Deasy menyebutkan setiap duta perlu memiliki target kinerja selama satu tahun masa tugas. Target tersebut mencakup jumlah remaja yang mendapat sosialisasi, kegiatan konseling, edukasi, hingga advokasi yang dilakukan.

Selain itu, Duta Genre juga diharapkan aktif membangun kemitraan dan menyampaikan pesan-pesan edukatif melalui berbagai pendekatan, termasuk media.

Menurut Deasy, indikator kinerja diperlukan agar aktivitas para duta dapat dievaluasi dan memberikan hasil yang jelas.

“Ketika mereka menjadi duta, saya memberikan target bahwa mereka harus punya kinerja. Setahun menjadi duta, apa saja yang dilakukan, berapa jumlah remaja yang disosialisasi, berapa kali melakukan edukasi dan advokasi,” jelasnya.

Meski demikian Deasy mengaku, bahwa pelaksanaan program sempat mengalami kendala akibat peralihan kepengurusan dari periode sebelumnya. Kondisi tersebut membuat sejumlah kegiatan belum berjalan maksimal.

Namun, ia berharap penguatan dukungan pemerintah kota dapat mendorong para duta kembali menjalankan tugas secara lebih terarah.

“Kami menargetkan Duta Genre mampu menjadi agen perubahan di lingkungan remaja, dengan program yang terencana dan hasil yang dapat diukur. Melalui pendekatan ini, keberadaan duta diharapkan tidak hanya dikenal karena gelar yang disandang, tetapi juga melalui manfaat yang dirasakan masyarakat,” tutup Deasy. (ADV)

Related posts

Bahas RK BPJS Kesehatan 2027, Pemkot Samarinda Fokus Sinkronisasi Data dan Pembiayaan

Musriva

Awasi Ketat Program MBG, Andi Harun Bentuk Satgas Khusus di Samarinda

Musriva

Dorong UMKM Naik Kelas, Bapperida Samarinda Hadirkan Bazar Produk Lokal dan Layanan Legalitas

Musriva