Samarinda, Infosatu.co – Pendidikan karakter bagi generasi muda perlu dimulai dengan memahami persoalan yang muncul di lingkungan keluarga, pergaulan hingga sekolah.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai, terdapat sejumlah isu yang perlu menjadi perhatian dalam membangun karakter remaja, terutama terkait perkawinan usia anak, perilaku seksual berisiko dan penyalahgunaan narkoba.
Hal tersebut disampaikan saat pelantikan dan pengukuhan Forum Generasi Berencana (GenRe) Kota Samarinda masa bakti 2026-2027 di Aula Gedung PKK Samarinda, Selasa, 3 November 2026.
Ia mengungkapkan, ketiga persoalan itu perlu menjadi dasar dalam merancang program pembinaan generasi muda. Menurutnya, pendidikan karakter tidak bisa dilepaskan dari kondisi nyata yang dihadapi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketiga ini harus menjadi basis dalam rangka merancang masa depan generasi kita,” ungkap Andi Harun.
Andi Harun meminta Forum GenRe turut mengambil bagian dalam memberikan edukasi kepada remaja agar memiliki pemahaman yang memadai sebelum mengambil keputusan penting dalam kehidupan.
Edukasi mengenai perkawinan usia anak, misalnya, perlu diarahkan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya kesiapan dan perencanaan masa depan.
Sementara itu, pembinaan mengenai perilaku seksual dan penyalahgunaan narkoba diharapkan dapat membantu remaja memahami risiko serta membentuk sikap yang bertanggung jawab.
“Pembentukan karakter membutuhkan perhatian dari berbagai lingkungan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan anak,” jelas Andi Harun.
Untuk itu, Andi Harun berharap Forum GenRe mampu mengembangkan kegiatan edukatif yang dekat dengan remaja, sehingga pesan pembinaan dapat diterima dengan baik.
“Pemkot Samarinda ingin mendorong generasi muda tumbuh dengan pemahaman yang lebih baik dalam menghadapi tantangan sosial, serta menentukan arah kehidupannya,” pungkasnya. (ADV)
