infosatu.co
OLAHRAGA

Kempo Kaltim Kirim 29 Atlet ke Kejurnas, Panaskan Skuad Jelang BK PON

Teks: Pelepasan kontingan tim Shorinji Kempo Kaltim mengikuti Kejurnas Shorinji Kempo Bandung Cup- Bali 2026 (Infosatu.co/R’sya)

Samarinda, Infosatu.co – Ketua Umum Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kalimantan Timur (Kaltim) Denny Prasetyawan menyebut Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shorinji Kempo 2026 menjadi bagian dari persiapan jangka panjang Kaltim menuju Babak Kualifikasi (BK) PON.

Sebanyak 29 atlet senior dan junior akan turun dalam kejuaraan tersebut. Mereka menjadi bagian dari total 36 anggota kontingen Kaltim yang terdiri dari atlet dan tujuh pelatih.

“Kejuaraan kali ini selain medali, kita memang fokus untuk pembinaan jangka panjang. Apalagi tahun depan kita ada BK PON. Para atlet harus punya jam terbang, jadi ini salah satu ajang untuk pembinaan atlet Kempo jangka panjang,” ujarnya saat pelepasan tim di Ruang Rapat KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurut Denny, atlet yang dikirim merupakan hasil penyaringan dari sejumlah daerah di Kaltim, di antaranya Samarinda, Tenggarong, Kutai Timur dan Balikpapan. Mereka sebelumnya meraih medali pada BK Porprov dan kemudian dipilih untuk turun pada kelas yang dipertandingkan di kejurnas.

Meski fokus utama berada pada pembinaan, Perkemi Kaltim tetap memasang target medali. Kontingen Kaltim membidik dua emas, empat perak dan enam perunggu.

Sementara persiapan menuju kejurnas dilakukan sekitar tiga bulan dengan mencakup teknik, fisik, mental hingga kedisiplinan. Intensitas latihan kemudian ditingkatkan pada satu bulan terakhir dengan latihan setiap hari bagi atlet yang diberangkatkan.

Denny menegaskan aspek mental menjadi perhatian penting, terutama bagi atlet junior sebab kemampuan bertanding tidak hanya ditentukan penguasaan teknik dan strategi, tetapi juga kesiapan mental ketika menghadapi lawan.

“Bertanding bukan sekadar kemampuan dalam strateginya, tapi juga mental bertandingnya. Terutama bagi yang junior ini sangat penting,” tegasnya.

Pembinaan melalui kejurnas ini juga menjadi bagian dari target besar Perkemi Kaltim untuk mengembalikan prestasi Kempo pada ajang PON. Kaltim sebelumnya menjadi juara umum Kempo pada PON Papua, namun kehilangan posisi tersebut pada PON Aceh-Sumatera Utara.

Denny menargetkan Kaltim kembali menjadi juara umum pada PON NTT-NTB. Namun, ia mengakui persaingan akan berat, salah satunya dari Nusa Tenggara Timur yang akan menjadi tuan rumah.

“NTT sebagai saingan berat kita menjadi tuan rumah (PON 2027). Tentu mereka juga targetnya menjadi juara umum. Tapi kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target itu,” pungkasnya.

Related posts

Bawa 23 Pemain, Borneo FC Bertolak ke Buriram untuk Laga Perdana ASEAN Shopee Cup

Rizki

Usia 30 Tahun Bukan Harga Mati di Porprov Kaltim

R'sya Rahmadina

KONI Kaltim Kejar Keabsahan Ribuan Atlet Porprov dalam Tujuh Hari

R'sya Rahmadina