Samarinda, Infosatu.co – Gerakan Pangan Murah (GPM) bakal digelar di sembilan lokasi di Kota Samarinda sepanjang Oktober 2026. Kegiatan ini menyediakan sejumlah kebutuhan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Rangkaian GPM dimulai Selasa, 6 Oktober 2026 di halaman Kantor Kelurahan Karang Asam Ilir. Kegiatan berlanjut pada 7 Oktober di halaman Kantor Kelurahan Makroman dan 8 Oktober di halaman Kantor Kelurahan Pelabuhan.
Selanjutnya, GPM digelar pada 13 Oktober di halaman Masjid Al-Ikhlas Perum Buni Alam Indah (Korem), Kelurahan Lempake, kemudian 14 Oktober di halaman Kantor Kelurahan Sungai Kapih.
Pada 15 Oktober, kegiatan berlangsung di halaman Masjid Darul Aman, Kelurahan Tani Aman. Tiga lokasi terakhir yakni halaman Masjid Al-Badarr, Kelurahan Mangkupalas pada 20 Oktober, halaman Kantor Kelurahan Loa Buah pada 21 Oktober, dan halaman Kantor Kelurahan Sindang Sari pada 22 Oktober.
Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang Tani) Kota Samarinda Aji Syarifah Zulaeha mengatakan pelaksanaan GPM ditujukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Gerakan Pangan Murah ini untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau,” ujar Aji saat dihubungi, Selasa, 6 Oktober 2026.
Sejumlah bahan pangan kebutuhan sehari-hari disediakan dalam kegiatan tersebut. Jenis dan jumlah komoditas yang tersedia menyesuaikan kebutuhan masyarakat serta ketersediaan pangan saat pelaksanaan.
Sebelumnya, GPM juga telah dilaksanakan di sejumlah wilayah Samarinda pada Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga yang lebih terjangkau.
Telur lokal misalnya, dijual mulai sekitar Rp48 ribu untuk ukuran kecil. Telur ukuran besar berada di kisaran Rp55 ribu hingga Rp58 ribu, sedangkan telur omega ditawarkan sekitar Rp65 ribu.
Komoditas lainnya meliputi beras SPHP sekitar Rp60 ribu, Minyak Kita kemasan dua liter Rp31 ribu, ayam Rp36 ribu dan bawang Rp24 ribu. Sejumlah sayuran juga tersedia dengan harga sekitar Rp1.000 per ikat, sementara tempe dijual sekitar Rp7.000 per kotak.
Aji mengatakan pelaksanaan GPM di sejumlah lokasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.
“Silakan masyarakat datang dan berbelanja bersama keluarga di lokasi Gerakan Pangan Murah,” tutupnya.
