infosatu.co
OLAHRAGA

Borneo FC Perkuat Skuad, Moussa Diarra hingga Reva Adi Jadi Tambahan Amunisi

Teks: Moussa Diarra, Striker Anyar Borneo FC. (Istimewa)

Samarinda, Infosatu.co – Borneo FC Samarinda kian memantapkan komposisi skuad menjelang kompetisi Super League 2026/2027. Pesut Etam mendatangkan sejumlah pemain baru untuk menambah kedalaman tim yang akan menghadapi agenda pertandingan padat sepanjang musim.

Tiga nama yang menjadi tambahan terbaru ialah Moussa Diarra, Hugo Samir dan Reva Adi. Ketiganya diharapkan mampu memberikan opsi tambahan bagi pelatih di lini depan maupun sektor pertahanan.

Kedatangan pemain anyar tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Borneo FC yang akan menjalani empat kompetisi pada musim 2026/2027, yakni Super League, League Cup, AFC Challenge League, serta Shopee Cup.

Borneo FC resmi memperkenalkan Moussa Diarra sebagai penyerang anyar untuk memperkuat lini depan Pesut Etam.

Striker asal Mali tersebut diharapkan menambah daya gedor tim setelah sebelumnya menjalani karier di kompetisi sepak bola Portugal.

Pemain berusia 27 tahun itu memiliki postur 1,89 meter yang menjadi salah satu modal dalam menjalankan peran sebagai ujung tombak.

Diarra juga tercatat pernah memperkuat Timnas Mali U-20 dan menghabiskan sebagian besar perjalanan karier profesionalnya di Portugal.

Berdasarkan data Transfermarkt, Diarra dalam empat tahun terakhir memperkuat sejumlah klub di berbagai level kompetisi Portugal.

Perjalanannya dimulai bersama UF Comércio e Indústria, kemudian berlanjut ke SU Sintrense dan SC Vianense, sebelum akhirnya memperkuat CD Trofense.

Pada musim terakhir, Diarra tercatat bermain untuk CD Trofense yang berkompetisi di Liga 3 Portugal.

Pengalaman bermain di sepak bola Eropa tersebut menjadi bagian dari rekam jejak pemain yang kini melanjutkan karier di Indonesia bersama Borneo FC.

“Borneo FC Samarinda resmi memperkenalkan Moussa Diarra, striker anyar yang siap menjadi kekuatan baru di lini depan Pesut Etam. Welcome to Samarinda, Moussa Diarra,” tulis Borneo FC melalui akun resmi klub, Selasa, 1 September 2026.

Dalam video pengenalan yang diunggah Borneo FC, Diarra menyampaikan alasannya memilih bergabung dengan klub asal Samarinda tersebut.

“Saya memutuskan untuk memilih klub Borneo FC, karena aku melihat klub ini adalah klub yang sangat profesional dan memiliki ambisi, serta kultur sepak bola yang bagus,” ujar Diarra.

Dengan tinggi badan 1,89 meter, Diarra juga memberikan karakter berbeda bagi lini serang Borneo FC. Kehadirannya menambah pilihan pelatih dalam menentukan skema permainan, terutama ketika membutuhkan penyerang dengan keunggulan fisik.

Selain Diarra, Borneo FC kembali mendatangkan Hugo Samir. Penyerang sayap tersebut menjadi bagian dari aktivitas Pesut Etam dalam memperkuat skuad menghadapi musim baru.

Hugo sebelumnya pernah memperkuat Borneo FC pada musim 2023/2024 dengan status pinjaman dari Persis Solo. Ketika itu, ia banyak mendapatkan pengalaman bersama Borneo FC U-20 dan tampil di ajang Elite Pro Academy (EPA).

Setelah meninggalkan Samarinda, Hugo sempat memperkuat sejumlah klub, di antaranya Persik Kediri dan Persiku Kudus.

Kini, pemain tersebut kembali ke Borneo FC dengan pengalaman yang lebih matang. Ia mengaku senang mendapat kesempatan kembali membela Pesut Etam.

“Alhamdulillah, rasanya luar biasa senang dan bangga bisa kembali ke Borneo. Setelah sekian lama berlatih mandiri dan mempersiapkan diri, akhirnya saya bisa kembali bermain di sini. Rasanya sungguh luar biasa dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujar Hugo.

Hugo datang dengan target membantu Borneo FC meraih prestasi tertinggi sekaligus mendapatkan kesempatan tampil secara konsisten bersama tim utama.

“Tentunya saya ingin membantu Borneo FC menjadi juara Liga 1 dan bersaing di level Asia (AFC). Semoga saya bisa tampil konsisten dan menembus skuad inti,” tambahnya.

Penguatan skuad juga dilakukan di sektor pertahanan. Borneo FC mendatangkan Reva Adi dengan status pinjaman dari PSIM Yogyakarta.

Pemain berusia 29 tahun tersebut berposisi sebagai wing back kiri dan memiliki pengalaman panjang di kompetisi sepak bola Indonesia.

Manajer tim Borneo FC, Dandri Dauri menyambut positif kedatangan Reva. Menurutnya, pengalaman pemain tersebut menjadi modal penting untuk membantu tim menghadapi musim dengan jadwal yang padat.

“Jelas kami senang dengan hadirnya Reva Adi dalam tim ini. Dia adalah pemain yang sudah kenyang dengan sepak bola Indonesia. Jadi saya pikir Reva akan sangat membantu kami menghadapi musim kompetisi yang padat,” kata Dandri.

Dandri juga menilai proses adaptasi Reva tidak akan menjadi persoalan besar karena sudah memahami kultur sepak bola Indonesia dan mengenal sejumlah pemain Borneo FC.

“Soal adaptasi saya pikir tak usah diragukan. Dia (Reva) pemain lokal dan pasti mengenal banyak pemain di Borneo FC. Tinggal bagaimana ia memahami pola permainan apa yang diinginkan pelatih,” lanjutnya.

Di sisi lain, persiapan Borneo FC menjelang kompetisi juga menunjukkan perkembangan positif. Asisten pelatih Borneo FC Samarinda, Pedro Javier, mengatakan kondisi pemain semakin baik dari sisi fisik, taktikal maupun pemahaman terhadap skema permainan.

“Bersyukur karena semua pemain sudah mulai bagus dalam kondisi fisik, taktikal dan sudah mulai mengerti apa yang diinginkan pelatih,” ujar Pedro seperti dikutip dari laman borneofc.id, Senin, 31 Agustus 2026.

Menurutnya, proses adaptasi pemain baru juga berlangsung cukup cepat. Pemain lama dan pemain anyar mulai membangun hubungan yang positif di dalam tim.

“Cukup bagus, pemain yang baru bergabung di Borneo FC juga mulai saling paham, mereka anak baik dan sekarang adalah bagaimana kita membangun satu tim yang kondusif, kita juga lihat bagaimana antara pemain lama dengan baru saling membantu. Ini sesuatu modal positif kita,” tandasnya.

Related posts

Borneo FC Samarinda Siap Jalani Empat Kompetisi, Persija Jadi Ujian Perdana

Rizki

KONI Kaltim Dorong Porprov Digelar Dua Tahun Sekali

R'sya Rahmadina

Borneo FC Bawa Nama Indonesia di Asia, Tiga Laga Grup D Jadi Ujian di Segiri

Rizki