infosatu.co
EKONOMI

Biaya Transportasi Melonjak Hampir 10 Persen, Jadi Pendorong Inflasi Kaltim pada Juli 2026

Teks: Infografik BPS Kaltim menunjukkan kelompok transportasi menjadi penyumbang terbesar inflasi Kaltim pada Juli 2026 dengan kenaikan 9,83 persen secara tahunan. Secara keseluruhan, inflasi Kaltim tercatat 3,31 persen. (ist)

Samarinda, Infosatu.co – Kenaikan biaya transportasi menjadi penyumbang terbesar inflasi di Kaltim sepanjang Juli 2026. Lonjakan tarif pada kelompok ini mencapai 9,83 persen secara tahunan dan menjadi faktor yang paling kuat mendorong peningkatan harga barang dan jasa di daerah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan secara keseluruhan inflasi tahunan Kaltim pada Juli 2026 tercatat sebesar 3,31 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 112,59.

Selain transportasi, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah kelompok pengeluaran lainnya. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 10,16 persen, disusul kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,77 persen, kelompok kesehatan 2,19 persen, perlengkapan rumah tangga 2,15 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,77 persen, serta kelompok pendidikan 1,53 persen.

Sementara itu, kelompok pakaian dan alas kaki mengalami kenaikan 0,68 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan naik 0,49 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga meningkat 0,23 persen.

Di sisi lain, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya menjadi satu-satunya yang mencatat penurunan indeks sebesar 0,48 persen.

Dari empat daerah yang menjadi cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kaltim, seluruhnya mengalami inflasi secara tahunan. Kota Samarinda mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,77 persen, diikuti Balikpapan 3,06 persen, Berau 2,88 persen, dan Penajam Paser Utara 2,34 persen.

Mas’ud Rifai menambahkan, secara bulanan inflasi Kaltim pada Juli 2026 mencapai 0,18 persen. Adapun inflasi tahun kalender (year to date) hingga Juli 2026 tercatat sebesar 2,54 persen.

Related posts

Masih Banyak Lapak Kosong, Perputaran Ekonomi Pasar Pagi Samarinda Belum Maksimal

Emmy Haryanti

Distribusi Biosolar Subsidi Ditata, Penyaluran Ditarget Lebih Tepat Sasaran

Emmy Haryanti

Di Tengah Penurunan Dana Transfer, Begini Pandangan DPR soal Hak Fiskal Kaltim

Rizki