infosatu.co
OLAHRAGA

THB Porprov Belum Terbit, Samarinda Belum Bisa Finalisasi Kontingen

Teks: Kepala Disporapar Samarinda Muslimin (Foto: Infosatu.co/R’sya)

Samarinda, Infosatu.co – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda Muslimin mengatakan persiapan kontingen Samarinda untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim masih menunggu kepastian cabang olahraga (cabor), nomor tanding, hingga technical handbook (THB).

Ia mengaku informasi mengenai cabor yang akan dipertandingkan memang sudah disampaikan secara lisan, yakni sebanyak 64 cabor. Namun, pihaknya masih menunggu surat keputusan resmi sebagai dasar untuk menentukan keikutsertaan Samarinda.

Muslimin menyebut setidaknya ada tiga hal yang masih ditunggu. Pertama, surat keputusan penetapan cabor yang dipertandingkan. Kedua, penetapan nomor tanding. Ketiga, technical handbook yang menjadi pedoman pelaksanaan pertandingan.

“Jangankan technical handbook, penetapan cabor belum, penetapan nomor tanding belum,” ujarnya di Samarinda, Minggu, 20 September 2026.

Kondisi tersebut, lanjut Muslimin, berpengaruh langsung terhadap persiapan dan pembiayaan di tingkat kabupaten/kota. Samarinda belum dapat memastikan berapa banyak cabor yang akan dikirim, jumlah nomor tanding yang diikuti, hingga kebutuhan atlet dan pelatih.

“Kami harus berhitung berapa banyak cabang olahraga, berapa banyak nomor tanding, berapa banyak atlet yang berangkat, berapa banyak pelatih. Kalau itu belum final, kami belum bisa apa-apa,” bebernya.

Padahal, menurut Muslimin, pelaksanaan Porprov sudah semakin dekat. Tersisa sekitar satu setengah bulan menuju pelaksanaan, tetapi Samarinda belum menerima THB sebagai pedoman teknis pertandingan.

THB, kata dia, seharusnya sudah diterbitkan sekitar tiga bulan sebelum pelaksanaan. Adapun Porprov VIII Kaltim 2026 akan diselenggarakan di Kabupaten Paser sebagai tuan rumah pada 14-27 November 2026.

Dokumen tersebut penting karena memuat berbagai ketentuan pertandingan, mulai dari cabor, nomor tanding, susunan kepanitiaan cabor, jadwal pelaksanaan hingga lokasi pertandingan.

“Technical handbook itu menyangkut susunan kepanitiaan cabang olahraga ada di situ, nomor tanding ada di situ, kapan pelaksanaannya, venue-nya di mana, itu tercantum di technical handbook. Tapi sampai hari ini kita belum terima,” jelasnya.

Muslimin menegaskan, meski sejumlah kepastian teknis masih ditunggu, kontingen Samarinda pada prinsipnya siap mengikuti Porprov.

“Pada prinsip paling utama, kontingen Samarinda siap untuk bertanding,” tegasnya.

Ia berharap PB Porprov bersama KONI Kaltim dan Dispora Kaltim segera mengeluarkan keputusan resmi mengenai cabor dan nomor tanding sekaligus menerbitkan THB. Dokumen tersebut nantinya menjadi pedoman KONI dalam mempersiapkan dan memberangkatkan atlet.

“PB Porprov, Dispora Kaltim, KONI Kaltim untuk segera mengeluarkan surat keputusan menyangkut cabang olahraga dan nomor tanding serta mengeluarkan technical handbook itu untuk menjadi pedoman KONI Kalimantan Timur mengembangkan atletnya,” pungkasnya.

Muslimin mengingatkan, jika kepastian tersebut terus mengalami penundaan hingga satu atau dua pekan, daerah akan semakin kesulitan melakukan persiapan. Bahkan, ia mengkhawatirkan keterlambatan berkepanjangan dapat berdampak terhadap pelaksanaan Porprov secara umum.

Related posts

Dua Kartu Merah Warnai Babak Pertama Borneo FC Vs Bali United, Skor 0-0

Rizki

Cegah Pengaturan Skor, KONI Kaltim Syaratkan Cabor Diikuti Minimal 4 Daerah

R'sya Rahmadina

Dua Kali Tumbang di Segiri, Borneo FC Bertekad Bangkit Lawan Bali United

Rizki