infosatu.co
POLITIK

DPRD Kaltim Minta Seragam Gratis Disalurkan Bertahap, Tak Perlu Tunggu Semua Sekolah

Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, Infosatu.co – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim tidak menunda penyaluran program seragam sekolah gratis hanya karena pendataan siswa baru di seluruh sekolah belum rampung.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry mengatakan sekolah yang telah menyelesaikan pendataan dan pengukuran seragam sebaiknya segera menerima distribusi bantuan, sementara sekolah lain dapat menyusul setelah proses administrasinya selesai.

“Jangan menunggu semuanya total terkumpul baru didistribusikan. Sekolah mana yang datanya sudah siap, ya langsung saja disalurkan,” ujarnya usai rapat kerja bersama Disdikbud Kaltim di Gedung D DPRD Kaltim, Senin, 27 Juli 2026.

Menurut Sarkowi, keterlambatan penyaluran Program Gratispol tahun ini dipengaruhi proses pendataan siswa baru yang belum sepenuhnya rampung.

Selain jumlah penerima yang harus dipastikan, sekolah juga masih melakukan pendataan ukuran seragam setiap siswa.

“Karena data siswa belum semuanya masuk, jumlah penerimanya juga belum pasti. Setelah itu masih ada proses pengukuran ukuran seragam, sehingga pengadaan ikut bergeser,” katanya.

Komisi IV pun meminta Disdikbud mempercepat seluruh tahapan pengadaan setelah data setiap sekolah dinyatakan final agar distribusi tidak kembali mengalami keterlambatan.

“Ketika ukuran dan datanya sudah fix, segera diproses. Jangan sampai siswa yang sudah siap justru ikut menunggu sekolah lain yang administrasinya belum selesai,” tegasnya.

Sebelumnya, Disdikbud Kaltim memastikan jadwal penyaluran seragam sekolah gratis mengalami penyesuaian.

Semula distribusi ditargetkan dimulai pada akhir Juli 2026, namun bergeser menjadi Agustus hingga September karena masih terdapat sejumlah sekolah yang belum menyelesaikan penginputan data peserta didik baru.

Program tersebut memberikan satu paket perlengkapan sekolah berupa seragam putih abu-abu, sepatu, dan tas bagi siswa baru SMA, SMK, dan SLB negeri di Kalimantan Timur.

Related posts

Delapan Proyek Pendidikan Terhambat, DPRD Kaltim Minta Kontraktor Bermasalah Dicoret

Rizki

Diduga Masih Banyak Kasus Tak Terungkap, DPRD Soroti Korban Kekerasan Anak yang Memilih Diam

Emmy Haryanti

Insentif Guru Swasta Kaltim Berpotensi Turun Jadi Rp200 Ribu pada 2027

Rizki