infosatu.co
KESEHATAN

Dokter RSUD AWS yang Diduga Malapraktik Tak Boleh Pasang Ring Dulu, Kemenkes Segera Audit

Teks: Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin saat ditemui awak media di ruangannya. (Infosatu/Ratu)

Samarinda, Infosatu.co – Seorang dokter di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda dibatasi untuk tidak melakukan tindakan pemasangan ring jantung (cath lab) selama enam bulan.

Kebijakan ini diambil menyusul adanya pengaduan masyarakat terkait malapraktik yang kini menjadi perhatian nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin menegaskan langkah tersebut merupakan tindakan cepat setelah manajemen rumah sakit melakukan rapat bersama Komite Medik dan Komite Etik.

“Dokter yang bersangkutan tidak dilarang praktik secara keseluruhan, tetapi dibatasi untuk tindakan pemasangan ring selama enam bulan sambil menunggu proses audit lanjutan,” ujarnya di Kantor Dinkes Kaltim, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menyebut, dalam waktu dekat Kementerian Kesehatan akan melakukan audit terhadap layanan cath lab di RSUD AWS. Audit ini bertujuan memastikan seluruh prosedur pelayanan telah sesuai standar, sekaligus mengidentifikasi jika ada kekurangan untuk segera diperbaiki.

Kasus ini juga akan ditindaklanjuti oleh Majelis Disiplin Profesi yang berwenang menentukan ada tidaknya pelanggaran secara klinis oleh dokter bersangkutan.

Meski demikian, Jaya memastikan pelayanan di RSUD AWS tetap berjalan normal. Tindakan pemasangan ring tetap dilakukan oleh dokter lain yang kompeten di rumah sakit tersebut.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Layanan tetap berjalan, hanya satu dokter yang dibatasi sementara,” tegasnya.

Terkait komunikasi dengan pihak pasien, Jaya menilai hal tersebut merupakan ranah internal antara rumah sakit dan pasien. Dinas Kesehatan, kata dia, fokus pada pengawasan kebijakan dan pelayanan publik secara umum.

Langkah pembatasan ini diharapkan menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan kesehatan di Kaltim, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas rumah sakit rujukan utama di daerah tersebut.

Related posts

Usai Pesta Daging Iduladha, Waspada Ancaman Kesehatan Mulai Mengintai

Emmy Haryanti

Diabetes Tak Lagi Identik dengan Lansia, Warga Usia 20-an Mulai Banyak Terdeteksi

Emmy Haryanti

Vaksinasi Rabies di Samarinda Belum Capai Target, DKPP Fokus Cegah Penularan dari Hewan Pembawa Virus

Emmy Haryanti