London, infosatu.co – Inggris akan mengadakan pembicaraan dengan para sekutunya pada pekan depan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran tanpa membayar pungutan kepada Iran, seperti dilaporkan Reuters pada Jumat, 10 April 2026, mengutip keterangan seorang pejabat yang mengetahui masalah tersebut namun tidak bersedia disebutkan identitasnya.
Pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Inggris pada pekan depan dijadwalkan akan bertemu dengan para pejabat kemenlu dari negara-negara yang ikut serta dalam pertemuan virtual 2 April yang diselenggarakan oleh Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
“Pembicaraan tersebut akan mencakup langkah-langkah ekonomi dan politik yang terkoordinasi, termasuk kemungkinan sanksi serta pembebasan kapal dan awak kapal yang terjebak di selat itu,”ujar pejabat tersebut seperti dikutip Reuters.
Perwakilan dari 40 lebih negara, bersama dengan organisasi-organisasi internasional seperti Uni Eropa (UE) dan Organisasi Maritim Internasional, mengikuti pertemuan 2 April itu untuk membahas kemungkinan tindakan terkoordinasi terhadap Iran, termasuk tekanan diplomatik serta langkah-langkah ekonomi dan politik seperti sanksi.
