infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Pemprov Tegaskan Bantuan Gratispol Tak Dipangkas, Isu Batas Rp5 Juta Dinyatakan Hoaks

Teks: Kadiskominfo Kalimantan, Muhammad Faisal.

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan bahwa kabar pemangkasan bantuan pendidikan Gratispol menjadi maksimal Rp5 juta adalah informasi palsu.

Isu tersebut sebelumnya beredar di media sosial dan menimbulkan keresahan mahasiswa, yang mengaitkan dugaan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dengan turunnya nilai bantuan Ulang Kuliah Tunggal (UKT).

Teks: Besaran jumlah UKT yang di tanggung Gratispol.

Juru Bicara Pemprov Kaltim sekaligus Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, membantah tegas informasi tersebut.

“Ini kan jelas hoaks,” ujar Faisal, Kamis, 27 November 2025.

Ia memastikan Program Gratispol tetap berjalan normal tanpa pengurangan manfaat, bahkan dalam beberapa kategori justru mengalami perluasan cakupan.

Menurut Faisal, Pemprov Kaltim tetap berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pendanaan pendidikan seluruh mahasiswa Kaltim, baik di dalam maupun luar daerah.

Untuk tahun anggaran 2026, Pemprov Kaltim mengalokasikan dana pendidikan Gratispol sebesar Rp1.380.428.778.861, dengan pembagian sebagai berikut:

Gratispol S1: Rp1.181.973.000.000

Gratispol S2–S3: Rp133.668.000.000

Gratispol Luar Kaltim: Rp12.870.000.000

Gratispol Luar Negeri: Rp14.844.500.000

Gratispol Khusus: Rp34.506.000.000

Operasional Tim Gratispol: Rp2.567.278.861

Angka tersebut menunjukkan bahwa pemerintah justru memperkuat pendanaan Gratispol, bukan memangkasnya.

Terpisah, Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Dasmiah, menyatakan bahwa batas atas UKT Gratispol sama sekali tidak berubah dan sudah diatur sejak awal dalam petunjuk teknis (juknis):

Sosial/Humaniora: maksimal Rp5 juta

– Eksakta: maksimal Rp7 juta
– Farmasi: maksimal Rp8 juta
– Kedokteran: maksimal Rp15 juta
– S2: maksimal Rp12 juta
– S3: maksimal Rp15 juta

Dasmiah memastikan batas ini bersifat tetap dan tidak berkaitan dengan rumor pemotongan anggaran.

“Prinsipnya, Gratispol tetap jalan tanpa berkurang. Bahkan cakupannya semakin luas hingga menyasar semua mahasiswa,” tegasnya.

Faisal mengimbau masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk memeriksa informasi yang beredar di media sosial melalui kanal resmi pemerintah.

“Jangan mudah percaya pada akun-akun yang tidak kredibel. Semua informasi resmi kami sampaikan melalui Diskominfo dan Biro Kesra,” ujarnya.

Ia menegaskan, Gratispol akan terus menjadi program unggulan Pemprov Kaltim untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda daerah. (Adv Diskominfo Kaltim)

Editor: Nur Alim

Related posts

Program Gratispol Sukses Diserap di UINSI, 1.175 Mahasiswa Terbantu, 135 Menyusul

Rizki

Impian Andi Putra Menjadi Guru Olahraga Kembali Hidup Berkat Gratispol

Rizki

Membuka Akses Pendidikan, Gratispol Kaltim Antar Refly Kembali ke Bangku Kuliah

Rizki

Leave a Comment

You cannot copy content of this page