infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Rp135 Miliar Digelontorkan Pemprov Kaltim Perkuat Jalan Pesisir Muara Badak–Bontang

Teks: Jajaran Pemprov Kaltim saat melakukan peninjauan ruas jalan Pesisir Muara Badak–Marangkayu–Bontang.

Kukar, infosatu.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat konektivitas wilayah pesisir melalui pembangunan infrastruktur jalan strategis.

Tahun 2025 ini, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp135 miliar untuk peningkatan ruas Muara Badak–Marangkayu–Bontang Lestari, salah satu jalur utama penggerak ekonomi di kawasan pesisir timur.

Anggaran tersebut dialokasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim, dengan total panjang pekerjaan 11 kilometer dari keseluruhan ruas sekitar 58 kilometer.

Proyek ini terbagi menjadi tiga paket pekerjaan, yang dikerjakan secara bertahap untuk memastikan kualitas dan efektivitas pelaksanaan di lapangan.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, meninjau langsung progres ruas jalan tersebut, dengan rute Samarinda–Anggana–Muara Badak–Marangkayu–Bontang.

Peninjauan dilakukan guna memastikan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat pesisir dapat terus berfungsi optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Rudy didampingi Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dinas ESDM Bambang Arwanto, serta Kepala Dinas Kehutanan Joko Istanto.

Melalui tinjauan lapangan itu, Gubernur menegaskan agar penggunaan anggaran dilakukan secara efisien dan tepat sasaran.

“Dengan anggaran terbatas, peningkatan jalan ke depan harus lebih efektif. Lakukan pengaspalan pada ruas jalan rigid yang masih bagus dan bisa dilalui masyarakat. Jadi tidak perlu di-rigid lagi di atasnya, cukup diaspal,” tegas Rudy Mas’ud saat meninjau lokasi, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Menurutnya, strategi ini penting agar anggaran pembangunan bisa menjangkau lebih banyak wilayah tanpa mengurangi kualitas jalan.

“Yang terpenting, masyarakat bisa langsung merasakan manfaat pembangunan. Jangan sampai dana besar habis untuk satu titik saja, sementara ruas lain masih rusak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda menjelaskan bahwa anggaran Rp135 miliar tersebut difokuskan untuk peningkatan struktur jalan dan perbaikan drainase agar jalur tetap stabil saat musim hujan.

“Pekerjaan tahun ini kita fokuskan pada ruas yang memiliki tingkat kerusakan sedang hingga berat. Kita targetkan akhir tahun 2025, konektivitas antara Muara Badak, Marangkayu, dan Bontang sudah jauh lebih baik,” ujar Aji Fitra.

Ruas jalan ini merupakan jalur vital bagi distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan energi di kawasan pesisir timur Kalimantan Timur.

Jalur tersebut juga menjadi akses utama penghubung antara Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Bontang, serta menopang aktivitas masyarakat di sektor perdagangan dan pariwisata.

Langkah Gubernur Harum turun langsung meninjau jalur pesisir ini sekaligus mempertegas komitmennya untuk memastikan efektivitas anggaran pembangunan dan menjamin setiap rupiah belanja publik benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Related posts

Permintaan Gas Melonjak, Pemprov Kaltim Pastikan Stok LPG 3 Kg Tercukupi

Firda

Kaltim Siapkan Cetak Sawah Baru, Ketersediaan Lahan Jadi Tantangan

Firda

GPM Kaltim Jadi Andalan Warga Dapatkan Bahan Pokok Murah

Firda

You cannot copy content of this page