infosatu.co
DPRD Samarinda

Dua Proyek Disperkim Belum Berjalan Karena Keterbatasan Anggaran

Samarinda, infosatu.co – Tim Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2023 menyoroti serapan anggaran di tahun 2023 yakni dua item proyek yang tidak mencapai target oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim).

Anggota Pansus LKPJ Samri Shaputra mengungkapkan anggaran yang ditetapkan Disperkim tahun 2023 yakni sebesar Rp900 miliar.

Menurutnya secara keseluruhan kinerja Disperkim cukup bagus. Meskipun dua item yang tidak mencapai target, namun hal tersebut masih dapat dimaklumi

“Waktunya memang sangat sempit ya harus menyerap sekitar Rp10 miliar dalam waktu hanya tiga bulan dan itu sangat tidak mungkin,” ucapnya.

Samri tidak menutupi bahwasanya anggaran Rp900 miliar tersebut terhitung kecil. DPRD Kota Samarinda akan berusaha untuk lebih memberdayakan Disperkim. Terlebih melihat jumlah anggaran Dinas PUPR yang lebih besar yakni Rp1,7 triliun.

“Padahal proyeknya terhitung sama besar. Ini kita coba bagi ke Perkim, karena Perkim ini masuk langsung ke rumah-rumah warga dan di PU itu lebih kepada pekerja umum,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperkim Samarinda Herwan Rifa’i mengakui bahwa mereka memang memiliki kendala di keterbatasan anggaran. Terutama, untuk merealisasikan proyek lampu penerangan jalan umum (LPJU).

“Karena yang paling banyak diusul oleh masyarakat itu masalah LPJU. Wilayah kami kan perumahan dan lingkup pemukiman, dari DED yang kami buat itu di 2022 kebutuhan LPJU itu 13 ribu titik. Kami sudah lengkap semua DED-nya, tinggal ada uang kita laksanakan,” pungkasnya.

Related posts

DPRD Kritik Putusan Inkracht Lahan Puskesmas Sidomulyo, Singgung Hak Warga yang Hilang

Firda

Dugaan Jual-Beli Lapak Bergulir, Iswandi Minta Laporan Resmi Disertai Bukti

Firda

Bapokting Relatif Aman, Daya Beli Masyarakat Samarinda Disebut Menurun

Firda

You cannot copy content of this page