infosatu.co
NASIONAL

Kemenkumham Kaltim Raih Penghargaan Kinerja Penyelenggara Bantuan Hukum Terbaik di Daerah

Jakarta, infosatu.co – Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Timur (Kanwil Kemenkumham Kaltim) mengikuti kegiatan lanjutan rapat koordinasi teknis program pembinaan hukum nasional tahun 2024.

Perwakilan itu adalah Kepala Bidang Hukum Mia Kusuma, Kepala Subbidang Fasilitasi Pembentukan Produk Hukum Daerah Zainut Taqwim, dan Kepala Subbidang Penyuluhan Hukum Bantuan Hukum dan JDIH Noerhana Dewi.

Dalam kesempatan itu, Mia Kusuma menerima reward dari Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Widodo Ekatjahjana. Sebab, Kanwil Kemenkumham Kaltim meraih penghargaan Kantor Wilayah Prasaja dengan kinerja penyelenggara bantuan hukum terbaik di daerah tahun anggaran 2022 – 2023, Kamis (29/2/2024).

Dalam sambutannya Widodo Ekatjahjana menyampaikan tentang BPHN berupaya mereformasi dan meningkatkan kualitas program pembinaan hukum nasional.

“Kami Badan Pembinaan Hukum Nasional tentu tidak bisa sendiri dalam menentukan kebijakan serta dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, kami sangat menghargai kontribusi dan aspirasi dari setiap kantor wilayah dalam menentukan arah kebijakan yang akan diambil dan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas Pembinaan Hukum Nasional,” ungkapnya.

“Mari kita memastikan bahwa setiap kebijakan yang kita ambil memiliki landasan yang kuat, serta mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” sambungnya.

Setelah kegiatan secara resmi dibuka, kemudian dilanjutkan dengan inti rapat koordinasi teknis pembinaan hukum nasional. Di dalamnya berlangsung penyampaian dan diskusi kegiatan BPHN program dukungan manajemen, program pembentukan regulasi, dan program penegakan dan pelayanan hukum.

Related posts

Pemerintah Wajibkan THR Dibayar Penuh H-7 Lebaran, Nilai Sektor Swasta Diperkirakan Capai Rp124 Triliun

Andika

Perkuat Daya Beli, Pemerintah akan Cairkan Rp55 Triliun untuk THR dan BHR

Rabiatun

Menhub Sebut Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan Imbas Konflik Timur Tengah

Andika

You cannot copy content of this page