infosatu.co
Samarinda

272 Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi di Samarinda Tingkatkan Kompetensi Kerja

Teks: Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 Tahun Anggaran 2026 di BPVP Samarinda. Sebanyak 272 peserta mengikuti 17 program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kerja. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, infosatu.co – Sebanyak 272 peserta mengikuti Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 Tahun Anggaran 2026 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan peserta agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja maupun mengembangkan peluang usaha.

Sekitar 82 persen peserta merupakan warga Kota Samarinda. Mereka mengikuti 17 program pelatihan dengan bidang keterampilan yang beragam, mulai dari pengoperasian alat berat hingga keterampilan jasa dan usaha.

Kepala BPVP Samarinda Eka Cahyana Adi menjelaskan program Batch 5 mencakup pelatihan operator ekskavator, operator forklift, mekanik alat berat, servis sepeda motor sistem injeksi, pengelasan, pembuatan kue, tata rias wajah, komputer, pembuatan konten media sosial, hidroponik, barbershop, hingga menjahit.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri yang turut hadir mengatakan pelatihan vokasi menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan membuka peluang baru.

Menurutnya, keterampilan teknis perlu disertai karakter dan etos kerja agar peserta mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja.

“Dunia kerja membutuhkan SDM yang disiplin, bertanggung jawab, jujur, mampu bekerja sama, komunikatif, serta memiliki kemauan untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya sekaligus membuka program tersebut di Aula BPVP Samarinda, Selasa, 6 Oktober 2026.

Ia berharap peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai dan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh setelah kembali ke lingkungan kerja maupun masyarakat.

Selain menjadi tenaga kerja yang lebih kompeten, peserta juga didorong memanfaatkan keterampilan tersebut untuk membangun usaha secara mandiri.

Dengan keterampilan yang dimiliki, Saefuddin berharap para peserta tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang kerja.

“Jangan takut bertanya, jangan takut mencoba, dan jangan berhenti belajar karena perubahan dunia kerja menuntut kemampuan untuk terus berkembang,” tutup Saefuddin Zuhri.

Related posts

TNI Aktifkan Kompi Produksi di Setiap Kodim, Kaltim Siapkan Cetak Sawah 5.000 Hektare

Rizki

Lima Pesan Danrem 091/ASN di HUT ke-81 TNI, Prajurit Diminta Pegang Prinsip PRIMA

Rizki

Sore di Samarinda, Lanskap Berselimut Kabut

R'sya Rahmadina