Samarinda, Infosatu.co – Ketua Umum KONI Kalimantan Timur (Kaltim) Anderiy Syachrum menyebut batas usia maksimal 30 tahun bagi atlet Porprov Kaltim 2026 bukan menjadi ketentuan mutlak. Atlet yang melewati batas usia tersebut masih dapat tampil jika tetap diikutsertakan Pengprov cabang olahraga sejak babak kualifikasi (BK).
Anderiy menjelaskan aturan Porprov memang menetapkan batas usia maksimal atlet 30 tahun. Namun, terdapat ketentuan yang membuat atlet di atas usia tersebut tetap dapat dipertandingkan apabila Pengprov masing-masing memasukkannya dalam kepesertaan.
“Di aturan itu, usia dibatasi maksimal 30 tahun. Tapi ada ketentuan di bawahnya, apabila Pengprov melaksanakan THB, usia meskipun di atas itu tetap dipertandingkan,” ujarnya di KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, Senin, 5 Oktober 2026.
Karena itu, apabila atlet berusia di atas 30 tahun sudah diikutsertakan Pengprov saat BK, KONI Kaltim tetap akan mempertandingkannya pada Porprov.
“Kalau Pengprov mengikutsertakan pada saat BK itu usia di atas 30, mau nggak mau atlet itu harus dipertandingkan,” jelasnya.
Namun, ada pengecualian bagi atlet yang sebelumnya sudah meraih medali emas. Atlet yang telah mendapatkan emas tidak lagi diperbolehkan bertanding pada Porprov berikutnya.
“Yang nggak bisa dipertandingkan lagi itu yang medali emas. Di situ sudah diatur raker sebelumnya bahwa yang dapat medali emas itu nggak boleh dipertandingkan,” tegasnya.
Selain aturan usia, KONI Kaltim juga menetapkan batas minimal kepesertaan untuk menentukan apakah sebuah cabang olahraga dapat dipertandingkan secara resmi. Sedikitnya empat daerah harus mengirimkan atlet.
“Minimalnya empat. Untuk semua cabor. Apabila hanya empat daerah yang mengirim, itu bisa dipertandingkan. Tapi kalau kurang dari empat daerah yang mengirim atletnya, itu jatuhnya eksibisi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk cabang olahraga baru terdapat padel dan orado yang akan digelar di Samarinda dengan status eksibisi. Kedua cabor tersebut menggunakan pembiayaan mandiri dari masing-masing cabang dan tidak mendapatkan bantuan dari KONI maupun Dispora Kaltim.
Sementara pelaksanaan Porprov Kaltim 2026 telah ditetapkan pada 14–27 November mendatang. Khusus sejumlah cabang olahraga pantai, jadwalnya berpotensi digelar lebih awal karena beririsan dengan PON Pantai di Ancol.
Dari kesiapan venue, Anderiy mengaku sekitar 90 persen lokasi pertandingan telah siap. Softball dan baseball masih menjadi dua cabang yang lokasi pertandingannya belum dipastikan karena masih mempertimbangkan antara Samarinda atau Balikpapan.
