infosatu.co
PENDIDIKAN

Tiga Sekolah Rakyat Samarinda Pindah ke Palaran, MPLS Dijadwalkan Akhir Juli

Teks: Kepala Dinsos PM Samarinda Mochammad Arif Surochman. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Seluruh Sekolah Rakyat rintisan di Kota Samarinda akan mulai menempati gedung baru di kawasan Palaran pada akhir Juli 2026. Kepindahan dilakukan bersamaan dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kepala Dinsos PM Samarinda Mochammad Arif Surochman mengatakan seluruh siswa dari tiga Sekolah Rakyat akan dipusatkan di lokasi baru.

“MPLS dijadwalkan dimulai pada tanggal 30 Juli di gedung baru Palaran. Tiga sekolah rintisan semuanya pindah ke sana,” katanya.

Untuk tahun ajaran baru, pemerintah telah merekrut sekitar 270 siswa yang akan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Arif optimistis pembangunan gedung yang menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dapat selesai tepat waktu sehingga seluruh kegiatan belajar dapat berjalan sesuai jadwal.

Menurutnya, Dinsos PM berperan dalam proses rekrutmen peserta didik bersama para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Selain proses rekrutmen siswa, Dinsos PM juga mendampingi tahapan verifikasi calon peserta didik agar sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat.

Seluruh peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang masuk dalam kategori desil sasaran program pengentasan kemiskinan dan telah melalui proses asesmen.

“Setelah seluruh siswa menempati gedung permanen di Palaran, proses belajar mengajar tidak lagi dilakukan secara terpisah seperti saat masa rintisan. Pemusatan lokasi diharapkan mempermudah pengelolaan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi peserta didik.

Sebagai informasi, Gedung Sekolah Rakyat di Palaran sendiri dibangun oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum di atas lahan sekitar tujuh hektare dengan luas bangunan mencapai lebih dari 27 ribu meter persegi. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi Sekolah Rakyat percontohan di Kalimantan Timur dan dilengkapi sarana pembelajaran serta asrama bagi siswa.

Related posts

Pengawasan Pesantren di Samarinda Belum Optimal

Emmy Haryanti

Cegah Kekerasan, 56 Pesantren di Samarinda Segera Terapkan Program Ramah Anak

Emmy Haryanti

SPMB Belum Tuntas, Sembilan Calon Siswa di Samarinda Masih Menunggu Kepastian Sekolah

Emmy Haryanti