Samarinda, Infosatu.co – Ketangguhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya diuji ketika menghadapi persaingan pasar, tetapi juga saat harus beradaptasi dengan perubahan ekonomi yang terus berlangsung.
Karena itu, penguatan kapasitas, kreativitas, dan inovasi menjadi modal penting agar usaha masyarakat tetap bertahan sekaligus berkembang.
Komitmen tersebut turut ditunjukkan Lurah Sidomulyo, Misrini Salik, melalui kehadirannya dalam kegiatan Sharing Session pemberdayaan UMKM bertajuk “Tetap Cuan di Tengah Badai: Seni Bertahan UMKM” yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Samarinda di Gedung Arutala BAPPERIDA, Kamis, 5 November 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi para pelaku UMKM untuk memperluas wawasan, berbagi pengalaman, serta memahami berbagai strategi dalam mempertahankan keberlangsungan usaha.
Misrini Salik mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kapasitas pelaku usaha.
Menurutnya, kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan strategi baru sangat penting agar UMKM mampu menghadapi perubahan kondisi pasar dengan lebih siap.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik bagi pelaku UMKM untuk menambah wawasan, belajar dari pengalaman, serta memahami strategi dalam mempertahankan usaha,” ungkap Misrini saat ditemui awak media.
Lebih lanjut, Misrini menilai penguatan UMKM merupakan bagian penting dalam membangun perekonomian masyarakat dari tingkat kelurahan. Dengan dukungan pemerintah, kolaborasi berbagai pihak, serta semangat pelaku usaha untuk berkembang, UMKM diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi lokal yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Ia menyebutkan, Kelurahan Sidomulyo memiliki komitmen untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM melalui pembinaan dan pendampingan.
“UMKM harus terus didorong agar semakin mandiri dan mampu beradaptasi. Kami ingin pelaku usaha di Sidomulyo memiliki semangat untuk berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan tidak berhenti belajar menghadapi perkembangan dunia usaha,” ucap Misrini.
Dengan dukungan pemerintah, kolaborasi berbagai pihak, serta semangat pelaku usaha untuk berkembang, Misrini optimis UMKM dapat menjadi penggerak ekonomi lokal yang semakin kuat dan berkelanjutan.
“Harapan kami, melalui kegiatan seperti ini semakin banyak pelaku UMKM Sidomulyo yang mampu berkembang dan naik kelas. Pemerintah kelurahan akan terus mendorong upaya pemberdayaan agar UMKM lokal semakin produktif, berdaya saing, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ADV)
