infosatu.co
DISKOMINFO BONTANG

Kecamatan Bontang Barat Siapkan Aplikasi Sijaka untuk Digitalisasi Layanan Pinjam Pakai Aset

Teks: Camat Bontang Barat Ida Idris, saat ditemui di ruang kerjanya. (Dok: Infosatu.co)

Bontang, Infosatu.co – Kecamatan Bontang Barat mulai menyiapkan inovasi layanan berbasis digital melalui Sistem Informasi Pinjam Pakai atau Sijaka guna mempermudah pengelolaan peminjaman fasilitas dan inventaris milik pemerintah.

Program tersebut digagas sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi pengelolaan aset daerah di lingkungan Kecamatan Bontang Barat.

Camat Bontang Barat Ida Idris mengatakan pengembangan Sijaka dilatarbelakangi masih adanya pengelolaan peminjaman aset yang dilakukan secara manual sehingga dinilai kurang efektif untuk kebutuhan administrasi dan pengawasan.

“Selama ini pengelolaan pinjam pakai fasilitas masih banyak dilakukan secara manual. Kondisi itu tentu memiliki risiko, mulai dari data yang kurang akurat, kesulitan monitoring, sampai potensi penyalahgunaan aset,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu, 16 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sistem digital tersebut nantinya akan digunakan untuk mencatat seluruh proses peminjaman fasilitas dan inventaris pemerintah secara terintegrasi.

Menurutnya, digitalisasi dibutuhkan agar pengelolaan aset daerah dapat berjalan lebih tertib sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pinjam pakai fasilitas milik pemerintah kecamatan.

“Melalui aplikasi ini, kami ingin proses administrasi lebih tertata, transparan, dan mudah dipantau. Jadi semua data peminjaman nantinya terdokumentasi dengan baik,” katanya.

Ida menambahkan, pengembangan Sijaka juga berkaitan dengan implementasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2025 tentang tarif retribusi, di mana Kecamatan Bontang Barat menjadi salah satu perangkat daerah yang turut melaksanakan penarikan retribusi layanan tertentu.

Karena itu, sistem digital dinilai penting untuk mendukung pengelolaan administrasi dan pencatatan retribusi agar berjalan lebih efektif dan akuntabel.

Ia menyebut inovasi tersebut digagas langsung oleh Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Kecamatan Bontang Barat, Yassir Asyari, sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik berbasis digital di tingkat kecamatan.

Saat ini, aplikasi Sijaka masih dalam tahap pengembangan. Setelah rampung, pihak kecamatan berencana melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar layanan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Kalau aplikasinya sudah selesai, tentu akan kami sosialisasikan ke masyarakat supaya penggunaannya bisa berjalan optimal dan benar-benar membantu pelayanan publik,” pungkasnya. (Adv)

Related posts

Realisasi Jebol PBB di Bontang Barat Tembus Rp72 Juta, Satu Kelurahan Masih Rendah

Rizki

Bontang Perkuat Budaya Inovasi di OPD lewat Pendampingan Indeks Daerah

Rizki

112 Jemaah Haji Asal Bontang Resmi Diberangkatkan ke Embarkasi Balikpapan

Rizki