infosatu.co
EKONOMI

IHGMA Dorong Lebih Banyak Acara Nasional Digelar di Kaltim

Teks: Ilustrasi seminar, rapat, atau konferensi nasional di ballroom hotel. Dimana diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan hunian bagi pengusaha perhotelan, yang juga dapat berdampak terhadap sektor perekonomian di daerah. (AI)

Samarinda, Infosatu.co – Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong pemerintah memperbanyak penyelenggaraan kegiatan berskala nasional di daerah.

Langkah tersebut dinilai tidak hanya mampu mengangkat tingkat hunian hotel, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor ekonomi yang saling berkaitan.

Ketua IHGMA Kaltim Hendri Kurniawan mengatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai wilayah menjadi salah satu cara paling efektif untuk mendongkrak okupansi hotel.

“Kalau ada kegiatan berskala nasional, peserta datang dari banyak daerah, bahkan dari Jakarta. Kondisi seperti itu sangat membantu meningkatkan okupansi hotel sekaligus menggerakkan roda ekonomi,” ungkapnya Kamis, 9 Juli 2026.

Hendri menjelaskan industri perhotelan memiliki keterkaitan langsung dengan banyak sektor usaha. Kebutuhan operasional hotel selama ini dipasok oleh petani, peternak, distributor bahan pangan, hingga berbagai pelaku usaha lokal.

“Hotel itu menggerakkan banyak sektor. Kami membeli bahan pangan dari petani, peternak sampai pelaku usaha lainnya. Kalau tingkat hunian turun otomatis permintaan terhadap produk mereka juga ikut berkurang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga ikut merasakan dampak ketika aktivitas hotel menurun. Karena itu, pemerintah diminta melihat sektor perhotelan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi yang perlu dijaga keberlanjutannya.

“Bukan hanya hotel yang terdampak ketika okupansi rendah, tetapi juga UMKM dan berbagai usaha pendukung lainnya. Karena itu, ekosistem ini perlu dijaga bersama,” tegasnya.

IHGMA berharap sejumlah agenda nasional yang dijadwalkan berlangsung di Kaltim dalam beberapa bulan ke depan dapat memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari sektor kuliner, transportasi, perdagangan hingga UMKM.

“Sekaligus mendorong peningkatan tingkat hunian hotel. Dampaknya sangat luar biasa,” pungkasnya.

Related posts

Okupansi Hotel di Kaltim Masih di Kisaran 50 Persen

Emmy Haryanti

Parkir Berlangganan Diproyeksi Tambah PAD Samarinda Hingga Rp10 Miliar

Emmy Haryanti

Pemprov Kaltim Perketat Belanja OPD, Pengadaan di Atas Rp10 Juta Wajib Verifikasi

Rizki