Samarinda, Infosatu.co – Borneo FC Samarinda memastikan kesiapan menghadapi Persija Jakarta pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu, 5 September 2026 malam.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB atau 20.00 Wita. Duel tersebut menjadi laga perdana Borneo FC di kompetisi musim ini sekaligus laga kandang pertama bagi pelatih kepala Mauro Jerónimo.
Mauro mengakui laga pertama selalu menjadi tantangan tersendiri bagi sebuah tim. Sebab, pertandingan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pramusim yang digunakan untuk membangun tim dan identitas permainan baru.
“Pertandingan pertama musim selalu menjadi yang paling sulit karena kami baru mengakhiri pramusim. Kami mencoba menggabungkan pemain, membangun tim baru dan menciptakan identitas baru. Pertandingan pertama selalu menjadi pertandingan yang menarik karena kami semua baru kembali dari periode kerja yang panjang,” ujar Mauro dalam konferensi pers prapertandingan di Stadion Segiri, Jumat, 4 September 2026.
Meski demikian, pelatih asal Portugal itu memastikan seluruh elemen tim berada dalam kondisi antusias. Bermain di hadapan pendukung sendiri juga menjadi tambahan motivasi bagi Pesut Etam.
“Semua bersemangat. Kami akan bermain di kandang dan kami sudah siap menghadapi pertandingan,” katanya.
Mauro menyebut kondisi para pemain juga terus dipersiapkan secara maksimal. Tim pelatih berupaya memastikan pemain berada dalam kondisi terbaik, baik secara fisik, teknis, taktis maupun mental.
“Kami berlatih keras untuk siap menghadapi pertandingan besok. Semua pemain berusaha memberikan yang terbaik agar berada dalam kondisi terbaik secara fisik, teknis, taktis, dan mental. Kami yakin akan menampilkan tim yang sangat kompetitif,” jelasnya.
Saat ini, Borneo FC memiliki lebih dari 30 pemain dalam skuad.
Laga menghadapi Persija juga menjadi pertandingan pertama Mauro di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Namun, ia mengaku tidak merasakan tekanan berlebihan meski lawan yang dihadapi merupakan salah satu klub besar di Indonesia.
“Bagi saya tidak ada tekanan. Sejujurnya, saya justru merasa bersemangat dengan tantangan baru ini di Indonesia bersama para pemain saya,” ucapnya.
Mauro menilai sepak bola bukan persoalan hidup dan mati, melainkan tentang antusiasme, kegembiraan dan kompetisi. Karena itu, ia ingin timnya tampil sebaik mungkin saat menghadapi Persija.
“Sepak bola bagi saya adalah kegembiraan, antusiasme, dan kompetisi. Kami ingin bersaing dengan cara terbaik untuk menghadapi lawan yang sangat kuat. Tetapi kami bermain di kandang. Kami harus percaya diri di hadapan suporter,” tuturnya.
Sementara itu, bek tengah Borneo FC, Komang Teguh Trisnanda memastikan para pemain telah siap menghadapi pertandingan.
“Kami para pemain sudah sangat siap untuk pertandingan besok. Besok adalah pertandingan penting bagi kami. Kami akan memberikan yang terbaik supaya mendapatkan tiga poin di kandang dan pada pertandingan berikutnya kami akan lebih baik lagi,” kata Komang.
Komang juga mengakui Persija memiliki skuad yang berkualitas, baik dari sisi pemain maupun pelatih. Ia juga pernah satu tim dengan pelatih Persija saat ini, Shin Tae-yong, ketika membela Timnas Indonesia.
“Persija tim yang bagus, diisi oleh pelatih yang bagus dan pemain yang bagus. Saya juga dulu pernah satu tim dengan Coach Shin, jadi saya tahu bagaimana Coach Shin,” ujarnya.
Meski demikian, Komang menegaskan fokusnya tetap membawa Borneo FC meraih hasil maksimal di kandang sendiri.
“Di pertandingan besok, saya akan memberikan yang terbaik lagi untuk tim Borneo FC dan semoga kita mendapatkan tiga poin,” tambahnya.
Mauro pun berharap dukungan Pusamania dan masyarakat Samarinda dapat memberikan energi tambahan bagi timnya. Menurutnya, suporter bisa menjadi pemain ke-12 bagi sebuah tim.
“Suporter akan menjadi pemain ke-12 kami di lapangan. Mereka selalu menjadi kekuatan tambahan bagi pemain, baik dari sisi motivasi maupun antusiasme,” kata Mauro.
Ia menegaskan para pemain tetap memiliki kewajiban menunjukkan semangat dalam setiap pertandingan, terlepas dari jumlah penonton yang hadir di stadion.
“Tentu tugas kami adalah menunjukkan semangat dalam setiap pertandingan, terlepas dari apakah tribun penuh atau tidak. Tetapi saya percaya dengan dukungan suporter Samarinda, kami akan menjadi lebih kuat,” pungkasnya.
