infosatu.co
OLAHRAGA

Van Basty Sousa Merapat, Borneo FC Tegaskan Ambisi di Empat Kompetisi

Teks: Van Basty Sousa, Gelandang asal Borneo yang dipinjamkan oleh Persija (Dok: I.League)

Samarinda, Infosatu.co – Borneo FC Samarinda menunjukkan keseriusannya menghadapi musim 2026/2027 yang bakal berlangsung padat dengan empat kompetisi. Perekrutan gelandang asal Brasil, Van Basty Sousa dengan status peminjaman dari Persija Jakarta, menjadi salah satu langkah Pesut Etam untuk memperkuat kedalaman skuad.

Borneo FC dijadwalkan tampil di BRI Super League, League Cup, Shopee ASEAN Cup, serta AFC Challenge League (ACGL). Manajemen memastikan tidak ada kompetisi yang akan dipandang sebelah mata.

Presiden Borneo FC Nabil Husein mengatakan seluruh ajang akan dijalani dengan keseriusan yang sama. Perekrutan Van Basty juga bukan menjadi langkah terakhir klub dalam memperkuat komposisi pemain.

“Tidak ada istilah kami pilih-pilih dari empat event yang mau kami ikuti. Semua kompetisi akan kami jalani dengan serius. Kami ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan semua ajang yang kami ikuti,” ujar Nabil Husein, Kamis, 3 September 2026.

Van Basty didatangkan dengan status pinjaman dari Persija Jakarta. Kehadirannya diharapkan menambah kekuatan lini tengah Borneo FC, terutama saat menghadapi persaingan di kompetisi antarklub ASEAN dan Asia.

Nabil menyebut Borneo FC masih akan mendatangkan pemain tambahan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari keseriusan klub membangun skuad yang mampu bersaing di seluruh kompetisi.

“Penambahan pemain tak hanya berhenti sampai di Van Basty Sousa. Borneo akan mendatangkan pemain lagi dan ini bukti keseriusan kami,” katanya.

Kesempatan tampil di kompetisi Asia juga menjadi perhatian khusus bagi Borneo FC. Terlebih, Stadion Segiri Samarinda dipercaya menjadi venue fase Grup D AFC Challenge League.

Borneo FC dijadwalkan menghadapi One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC dari Chinese Taipei, serta pemenang play-off antara Yangon United FC dari Myanmar dan Ezra FC dari Laos pada 18-24 Oktober 2026.

Nabil menilai keikutsertaan di kompetisi Asia bukan hanya menjadi kesempatan bagi klub untuk mengejar prestasi, tetapi juga membawa nama Samarinda dan Indonesia ke level internasional.

“Membawa nama Indonesia adalah sebuah kebanggaan bagi Borneo FC dan juga Kota Samarinda. Ini bukan hanya tentang klub, tetapi bagaimana kami membawa nama daerah dan Indonesia di level Asia,” tuturnya.

Borneo FC pun tidak ingin sekadar menjadi peserta. Tim besutan Mauro Jeronimo tersebut memasang target untuk memberikan perlawanan terbaik dan melangkah sejauh mungkin di kompetisi yang diikuti.

“Kami akan berjuang untuk melangkah jauh dan mengukir berprestasi. Kami tahu persaingannya akan berat, tetapi itu justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” pungkas Nabil.

Related posts

Porprov Kaltim VIII Tetapkan 59 Cabor dengan 1.014 Nomor Pertandingan

R'sya Rahmadina

PBSI Kunci 20 Pemain untuk Asian Games 2026, Emas Beregu Putra Jadi Target Utama

R'sya Rahmadina

Richie Duta Richardo Juara Polytron Pontianak, Bidik Gelar di Level Super 100

R'sya Rahmadina