Samarinda, Infosatu.co – Guru PAUD melihat anak-anak generasi Alpha memiliki akses informasi yang jauh lebih luas dibanding generasi sebelumnya. Sejak usia dini, anak sudah mampu memperoleh berbagai informasi melalui gadget dan membawa pengetahuan tersebut ke lingkungan sekolah.
Kepala PAUD Zun Nuuraini Wiqayah mengatakan kemampuan anak dalam menyerap informasi saat ini justru menunjukkan perkembangan yang menarik.
“Anak-anak sekarang sebenarnya makin pintar. Wawasannya lebih terbuka karena mereka sudah bisa akses gadget, akses informasi. Bahkan kita bisa dapat informasi dari dia yang kita tidak tahu,” ungkapnya di Samarinda, Rabu, 16 September 2026.
Namun, kemudahan mengakses informasi tersebut juga diikuti tantangan lain. Guru melihat sebagian anak menjadi lebih sulit diarahkan dalam hal fokus dan tanggung jawab karena sudah memiliki dunia sendiri melalui gadget.
Menurutnya, pengaruh tersebut dapat terlihat ketika anak berada di sekolah. Anak yang terbiasa menggunakan gadget secara berlebihan cenderung lebih sulit mengalihkan perhatian dari aktivitas yang sedang mereka sukai.
“Untuk fokus, tanggung jawab, memang lebih susah dikasih tahu karena dia asyik. Dia punya dunia sendiri di gadget itu,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menilai kondisi setiap anak tidak sama. Dalam satu kelompok dengan usia yang sama, kemampuan fokus dan ketertiban anak dapat berbeda. Perbedaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan gadget, tetapi juga kebiasaan yang dibangun orang tua di rumah.
Anak yang penggunaan gadget-nya lebih dibatasi dinilai cenderung lebih mudah mengikuti arahan ketika berada di sekolah. Kemampuan fokus, ketertiban, hingga adab juga lebih terlihat dibanding anak yang lebih bebas menggunakan gadget. Karena itu, pola asuh menjadi salah satu faktor yang dinilai berpengaruh terhadap perkembangan anak.
Di lingkungan sekolah sendiri, anak tidak diperbolehkan membawa atau menggunakan gadget selama proses belajar. Waktu mereka diisi dengan berbagai aktivitas, mulai dari belajar, mengaji, hafalan, salat duha, hingga kegiatan kreatif.
Syahrianti, Admin PAUD Tahfiz Nurani menambahkan, penggunaan gadget tidak bisa hanya dilihat dari sisi negatif. Akses informasi melalui teknologi juga membuat anak memiliki pengetahuan yang lebih luas.
Namun, pendampingan orang tua tetap dibutuhkan agar penggunaan teknologi tidak mengambil porsi terlalu besar dalam keseharian anak. Orang tua perlu membangun batasan yang jelas antara waktu anak menggunakan gadget dengan waktu belajar, bermain, dan berinteraksi secara langsung.
