Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan layanan kesehatan lengkap seperti ambulans dan tenaga medis.
Penyiapan layanan tersebut dilakukan menjelang aksi massa yang direncanakan berlangsung di Samarinda tepatnya Selasa, 21 April 2026.
Tak hanya menurunkan ambulans dan tenaga medis di lokasi aksi, Pemprov juga memastikan rumah sakit rujukan siap menerima pasien, baik peserta aksi maupun masyarakat umum yang membutuhkan pertolongan.
Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinkes Kota Samarinda untuk membentuk tim layanan kesehatan selama aksi berlangsung.
“Beberapa rumah sakit sudah kami tunjuk sebagai rumah sakit rujukan. Nanti ada ambulans dan petugas yang disiapkan,” ujarnya Senin, 20 April 2026.
Ia menegaskan layanan kesehatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi massa aksi, tetapi juga masyarakat umum yang melintas atau mengalami gangguan kesehatan di sekitar lokasi kegiatan.
“Kalau ada masyarakat lewat kemudian ada masalah kesehatan, tentu akan kami layani juga. Intinya kami siap menerima masyarakat yang melakukan unjuk rasa, karena itu bagian dari aspirasi yang dilindungi undang-undang,” katanya.
Menurutnya, terdapat dua titik utama penempatan pos kesehatan, salah satunya di kawasan Kantor Gubernur Kaltim.
Untuk mendukung pelayanan, Dinkes menyiapkan empat unit ambulans, sementara unsur TNI dan Polri juga menyiagakan kendaraan serupa.
“Kalau digabungkan mungkin sekitar sepuluh ambulans. Penempatannya menyesuaikan eskalasi di lapangan. Kalau massa sekitar seribu orang mungkin empat unit cukup, kalau lebih banyak akan kita tambah,” jelasnya.
Selain ambulans, sekitar 10 personel kesehatan disiapkan di lapangan, ditambah tenaga medis yang bersiaga di rumah sakit rujukan.
“Kesiapan ini tentunya dilakukan agar pelayanan selama aksi berjalan nyaman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” tandasnya.
